Wujudkan Hunian Layak, Bupati Aceh Utara Resmikan Huntara bagi Korban Bencana di Langkahan

Aceh Utara. starbpknews.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus memperkuat komitmen pemulihan pascabencana dengan menyediakan hunian layak bagi warga terdampak. Pada Rabu (28/1/2026), Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayah WA, secara simbolis menyerahkan kunci Hunian Sementara (Huntara) kepada masyarakat korban bencana di Kecamatan Langkahan.

Seremoni penyerahan Huntara tersebut menjadi titik terang bagi warga yang selama berbulan-bulan harus bertahan di tenda-tenda darurat dengan keterbatasan fasilitas. Huntara yang telah rampung dibangun diperuntukkan bagi 216 Kepala Keluarga (KK) yang berasal dari Desa Tanjong Dalam Selatan dan Desa Simpang Tiga.

Selain itu, pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih menyiapkan tambahan 298 unit Huntara, dengan 118 unit lainnya dalam tahap persiapan lanjutan, guna memastikan seluruh warga terdampak memperoleh tempat tinggal yang layak.

Dalam sambutannya, Bupati Ayah WA menegaskan bahwa Huntara yang dibangun bukan sekadar tempat berlindung sementara, melainkan hunian yang dirancang agar nyaman dan siap dihuni. Setiap unit telah dilengkapi fasilitas dasar seperti tempat tidur dan lemari, sehingga warga dapat langsung menempatinya tanpa harus memikirkan kebutuhan penunjang awal.

“Huntara ini kita siapkan agar masyarakat bisa kembali hidup dengan lebih manusiawi. Ini bukan hanya bangunan, tetapi wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Utara saat ini tengah mempercepat pembangunan Huntara di berbagai wilayah terdampak bencana. Sebanyak 2.000 unit Huntara sedang dalam proses pembangunan, sementara 4.000 unit tambahan masih dalam tahap pengusulan. Seluruhnya ditargetkan rampung dan siap dihuni sebelum bulan Ramadan, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan bermartabat.

 

Seiring dengan pemindahan warga ke hunian baru, Bupati juga menginstruksikan agar tenda-tenda darurat dibongkar secara bertahap guna menjaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan lingkungan. Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga serta merawat Huntara secara bersama-sama, mengingat hunian tersebut bersifat sementara hingga solusi hunian permanen terealisasi.

Kegiatan serah terima Huntara ini turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh Utara, antara lain Kapolres Aceh Utara, Dandim 0103/Aceh Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara, serta perwakilan Tenaga Ahli BNPB, yang memastikan proses pemulihan berjalan sesuai perencanaan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
(Muliadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *