Wonogiri, Starbpknews.id.25 Juni 2025 – Inovasi kuliner lokal terus berkembang di tengah masyarakat. Salah satu yang menarik perhatian adalah Warung Keday Kinanthi, yang berlokasi di Jalan Raya Kenteng RT 02 RW 03, Ngadirojo Kidul, Kabupaten Wonogiri. Warung ini hadir dengan konsep kuliner khas Jawa yang unik dan penuh makna, yaitu mie ayam pethok-pethok dan olahan singkong bernama Getuk Semar Kinanthi.
Menu andalan mie ayam diberi nama “pethok-pethok” sebagai bentuk kreativitas pemilik warung. Nama ini diambil dari suara ayam betina yang khas, pethok… pethok…, yang dalam budaya Jawa diibaratkan sebagai panggilan atau ajakan datang: teko, teko, teko. Filosofi ini mencerminkan harapan agar para pelanggan selalu tertarik untuk kembali datang menikmati sajian khas tersebut.
Tak hanya nama yang unik, rasa mie ayam pethok-pethok juga menjadi daya tarik tersendiri. Disajikan dengan kuah gurih, mie kenyal, dan suwiran ayam berbumbu rempah khas, menu ini telah mendapatkan sambutan positif dari warga sekitar dan pengunjung dari luar daerah.
Selain mie ayam, warung ini juga menghadirkan camilan tradisional berupa Getuk Semar Kinanthi. Terbuat dari singkong pilihan dengan proses pengolahan yang masih mempertahankan resep turun-temurun, getuk ini memiliki cita rasa manis alami dan tekstur lembut yang cocok sebagai teman bersantai. Nama “Semar” dipilih sebagai simbol filosofi Jawa tentang kebijaksanaan, kesederhanaan, dan ketulusan.
Warung Keday Kinanthi merupakan contoh nyata bagaimana kuliner tradisional bisa dihidupkan kembali melalui inovasi dan nilai budaya. Keberadaannya juga turut mendukung pengembangan UMKM lokal dan pelestarian makanan khas daerah.
Bagi masyarakat Wonogiri dan sekitarnya, Warung Keday Kinanthi menjadi salah satu destinasi kuliner yang layak dikunjungi untuk merasakan kelezatan khas Jawa dalam suasana yang hangat dan sederhana.
Warung Keday Kinanthi
Jl. Raya Kenteng RT 02 RW 03, Ngadirojo Kidul, Wonogiri
Pewarta ( Pimred )




