SMAN 1 MEJAYAN UNGGUL BERPRESTASI SEBAGAI SEKOLAH PENGGERAK MANDIRI NASIONAL

 

Mejayan ,Madiun Jawa Timur.

SMAN 1 MEJAYAN merupakan salah satu sekolah jenjang SMA berstatus Negeri yang berada di wilayah Kec. Mejayan, Kab. Madiun, Jawa Timur.

SMAN 1 MEJAYAN didirikan pada tanggal 1 Agustus 1965 dengan Nomor SK Pendirian 96/S.K/B/III/65-66 yang berada dalam naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam kegiatan pembelajaran, sekolah yang memiliki 943 siswa ini dibimbing oleh 47 guru yang profesional di bidangnya.

SMAN 1 MEJAYAN merupakan salah satu sekolah jenjang SMA di wilayah Kab. Madiun yang menawarkan pendidikan berkualitas dengan terakreditasi A sekolah yang mendapat gelar sebagai sekolah Adiwiyata atau sekolah yang peduli terhadap lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman dan tenang yang menjadi salah satu faktor penunjang peningkatan kemampuan belajar anak didik disekolah ini.

Dipimpin kepala sekolah bernama Drs.Bapak Imron Rosyidi, M.Pd dengan gamblang mengulas prestasi demi prestasi yang mampu sekolah ini raih di tahun 2024 ini. Beliau terlihat sangat bangga dengan pencapaian sekolah ini dimana hal itu secara tidak langsung menggambarkan bahwa sebagai kepala sekolah tugas dan fungsi jabatan nya digunakan dengan baik dan tepat.

Contohnya saja belum lama ini SMAN 1 Mejayan mendapatkan penghargaan kategori Cerdas berkarakter Optimalisasi Penguatan Iklim Keamanan Satuan Pendidikan jenjang Sekolah Menengah ATAS (SMAN Tahun 2024 oleh PUSAKA Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Malam Penerimaan Apresiasi Pusaka 2024 yang berlangsung di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kantor Kemendikbud Ristek, Pada Senin, 7 Agustus 2024. Lalu.

Drs.Bapak Imron Rosyidi, M.Pd meyakini bahwa dengan perjuangan pasti akan mendapatkan keberhasilan ,di dunia pendidikan khususnya di SMAN 1 Mejayan dengan tenaga pendidik yang profesional sehingga Menumbuhkan prestasi bagi para murid .

Dengan upaya melakukan evaluasi program pembelajaran, meningkatkan kompetensi guru, meningkatkan sinergi, koordinasi dan sinkronisasi pendidikan yang berkualitas serta berdaya saing.

Dengan adanya optimalisasi potensi, peningkatan kapasitas guru serta fasilitas, saya berharap, sekolah tidak lagi menjadi penyumbang pengangguran terbesar namun sebaliknya mampu menghadirkan generasi-generasi terbaik diberbagai bidang dan keahlian yang akan berkontribusi dalam menyongsong Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang.

Mari kita bersama dalam rangka untuk menjawab tantangan ke depan di dunia pendidikan yang semakin dinamis. Pungkasnya

 

INDRAWAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *