Ptpn IV Regional 6 Salurkan 1 Ton Beras Kepada Warga

Langsa:Starbpknews.id

Ptpn IV Regional 6 Salurkan 1 Ton beras kepada warga ,dalam upaya meringankan beban masyarakat,yang mana sekarang ini harga beras melonjak naik,dengan “Program Gerakan Pangan Murah”.

Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor PTPN IV Regional 6, Langsa, dan disambut antusias oleh ratusan warga yang antre sejak pagi.Jumat (18/7/25).

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang bekerja sama dengan Perum Bulog. Sebanyak 200 sak beras kualitas medium (5 kilogram per sak) disalurkan dengan harga hanya Rp62.500 per sak. jauh di bawah harga pasar yang sedang melonjak.

Salah satu warga saat dikonfirmasi oleh awak media menyebutkan“Dengan adanya Program Gerakan Pangan Murah ini ,kami dari masyarakat kurang mampu sangat terbantu oleh Ptpn 1V Regional 6.Sebut Tukiman salah satu yang Me nerima manfaat.

 

Executive Vice President (SEVP) Business Support PTPN IV Regional 6, Ifri Handi Lubis, mengatakan bahwa program ini bertujuan meringankan beban masyarakat serta menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah kerja mereka.Sebutnya

Lanjutnya “Beras ini khusus disalurkan untuk masyarakat umum agar mereka bisa membeli dengan harga yang wajar dan terjangkau,” jelas Ifri Handi.

Program ini selaras dengan arahan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, yang disampaikan secara virtual dalam peluncuran nasional Gerakan Pangan Murah di berbagai daerah. Dalam pesannya, Menteri Amran menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan harga pangan di pasar.

“Beras premium harus dijual dengan harga premium, medium dengan harga medium. Masyarakat harus mendapat harga wajar, apalagi saat produksi meningkat,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen PTPN IV Regional 6 dalam mendukung ketahanan pangan dan memperkuat peran BUMN dalam pelayanan sosial kepada masyarakat. Rencananya, gerakan serupa akan terus digelar secara berkala di berbagai wilayah Sumatera guna menjaga daya beli masyarakat dan menekan dampak inflasi pangan. (Burhan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *