Payakumbuh –starbpknews.id — Suasana di lingkungan Pasar Ibuah Blok Barat, Kota Payakumbuh, memanas menyusul beredarnya isu rencana pemindahan lapak pedagang dari lantai dasar ke lantai dua. Kabar tersebut langsung memicu penolakan keras dan kekhawatiran mendalam di kalangan pelaku usaha.
Tim media menelusuri informasi tersebut dan melakukan konfirmasi langsung kepada para pedagang, Sabtu (18/04/2026). Berdasarkan wawancara dengan sembilan narasumber, seluruh pihak mengaku telah mendengar desas-desus yang sama mengenai rencana pemindahan tersebut.
Para pedagang menyayangkan hingga saat ini belum ada surat edaran atau pemberitahuan resmi yang diterima terkait kebijakan tersebut. Meski demikian, mereka menegaskan sikap tegas jika rencana itu benar-benar akan dilaksanakan.
“Kami mendengar isu bahwa akan dipindahkan ke lantai dua. Jika hal itu benar terjadi, kami secara tegas menolak keputusan tersebut,” ujar salah satu pedagang.
Alasan utama penolakan ini adalah faktor aksesibilitas dan jumlah pengunjung. Menurut mereka, berdagang di lantai dasar saja saat ini sudah mengalami kesulitan karena sepi pembeli. Mereka khawatir, jika dipindahkan ke lantai dua, omzet penjualan akan semakin merosot dan mengancam kelangsungan usaha.
“Di bawah ini saja pembeli sudah tidak seberapa dan kami sudah mengeluh. Apalagi jika dipindahkan ke lantai dua, dipastikan akan makin sepi. Bagaimana kami bisa bertahan?” keluh salah satu pedagang.
Beredar pula informasi yang menyebutkan bahwa alasan pemindahan ini dikarenakan area lantai dasar rencananya akan diubah fungsi menjadi area parkir. Hal ini semakin memperkuat kekhawatiran para pedagang akan nasib usaha mereka ke depannya.
Merespons hal tersebut, para pedagang bersatu menyatakan tidak akan tinggal diam. Mereka siap memperjuangkan hak-haknya hingga ke tingkat legislatif.
“Jika ini benar terjadi, kami akan meminta perlindungan dan kebijakan kepada DPRD. Kami memohon kepada Pemko Payakumbuh untuk melihat kondisi riil kami. Jangan biarkan usaha rakyat kecil ini hancur,” tegas mereka.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi maupun keterangan jelas dari pihak pengelola pasar maupun Pemerintah Kota Payakumbuh terkait kebenaran isu relokasi tersebut.
( Tim )




