“GILA! MAFIA SOLAR ILEGAL DIDUGA DIPELIHARA—FAIS ALIAS CAREL BEBAS BEROPERASI DI BITUNG, POLRES DIUJI: BERANI TANGKAP ATAU TUTUP MATA?!”

Bitung, Starbpknews.id — Praktik mafia BBM ilegal jenis solar di Kota Bitung kian brutal dan seolah tak tersentuh hukum. Nama Fais alias Carel mencuat sebagai sosok yang diduga kuat menjadi aktor utama di balik jaringan distribusi solar ilegal yang beroperasi terang-terangan tanpa rasa takut.

Dengan menggunakan mobil tangki “kepala biru” yang disebut milik PT. Bradher, aktivitas ilegal ini diduga berlangsung bebas di wilayah Wangurer Utara, Kecamatan Madidir. Lebih mengejutkan lagi, lokasi tersebut juga diduga dijadikan gudang penampungan solar ilegal dalam skala besar.

Fakta di lapangan membuat publik geram. Aktivitas yang jelas-jelas melanggar hukum ini terkesan dibiarkan, bahkan berjalan mulus tanpa hambatan. Muncul dugaan kuat bahwa ada “tangan-tangan tak terlihat” yang melindungi praktik haram tersebut.

“Ini bukan lagi rahasia. Semua orang tahu, tapi kenapa tidak ada tindakan? Ada apa dengan aparat?” ujar salah satu warga dengan nada kesal.

Kondisi ini menjadi tamparan keras bagi aparat penegak hukum, khususnya Polres Kota Bitung dan jajaran Satreskrim. Masyarakat kini terang-terangan menantang keberanian aparat: apakah hukum masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas?

Desakan pun menguat. Warga meminta Kapolres Bitung dan Kasat Reskrim segera bertindak tegas—bukan sekadar diam atau menunggu laporan. Fais alias Carel harus segera ditangkap dan seluruh jaringan mafia solar ilegal diungkap tanpa pandang bulu.

Jika tidak ada tindakan nyata, kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum bisa runtuh. Lebih parah lagi, praktik mafia BBM ilegal akan semakin menjadi-jadi dan merugikan negara dalam jumlah besar.

Ini bukan sekadar pelanggaran biasa—ini adalah kejahatan terstruktur yang menantang hukum secara terang-terangan.

Kini publik menunggu: apakah aparat berani bertindak, atau justru memilih bungkam di tengah dugaan skandal besar ini? (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *