.
Madiun ,Jawa Timur-Starbpknews.id.
Di Tempat Baru menjadi seorang pemimpin Baru PUGUH PRASTOMO, S.Pd., M.Pd, merupakan pemimpin yang baru di tahun 2025 Menggantikan Bapak Taridjo yang Telah Purna Tugas. di dalam pembelajaran di awal tahun ajaran baru ta 2025 / 2026 ini bapak Puguh Prastomo S.pd M.pd ,dengan metode dan cara baru yang siap dalam mensukseskan tujuan pendidikan di dalam ruang lingkup SMKN 4 Madiun ini dengan menjadikan para peserta didik agar dapat dan mampu menjadi siswa yang berprestasi di dalam semua bidang.
Smkn 4 berstatus Negeri yang berada di wilayah Kec. Taman, Kota Madiun, Jawa Timur,Merupakan sekolah unggulan yang ada di wilayah tersebut dan SMKN 4 Kota Madiun sendiri memiliki 6 program keahlian yaitu :
Akomodasi Perhotelan. Produk unggulan program ini adalah chocobrem. …
Usaha Perjalanan Wisata. …
Tata Boga. …
Tata Busana. …
Tata Kecantikan Kulit dan Rambut.
Program keahlian ini membekali siswa skill perawatan rambut, kulit dan wajah. …
Animasi.
Dalam memperkuat pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) di SMKn4 kota Madiun ini Bapak Puguh Prastomo S.pd M.pd melalui berbagai strategi transformasi. Yang tentunya akan selalu bersinergi dengan para guru yang profesional di dalam mengemban tugas yang telah di bagi yang sesuai dengan bidangnya kali ini lebih berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Beliau juga menyampaikan bahwa latar belakang program pembelajaran mendalam tahun ini ini didasari oleh hasil studi PISA terbaru dari OECD (2023) yang menunjukkan kemampuan literasi dan numerasi siswa Indonesia masih di bawah rata-rata global. Indonesia menempati peringkat 68 dari 81 negara, dengan skor Matematika 379, Sains 398, dan Membaca 371. “Hasil ini menjadi cermin bahwa pembelajaran di sekolah, khususnya di SMK, harus berubah.
Tidak cukup hanya menyampaikan materi. Guru harus menjadi fasilitator yang mengaktifkan potensi siswa secara menyeluruh,” ungkap puguh .
Pendekatan pembelajaran mendalam yang mencakup berbagai aspek penting, seperti kolaborasi aktif dengan dunia industri, perencanaan pembelajaran berbasis pekerjaan nyata (okupasi), pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) dan masalah (Problem-Based Learning), serta pembelajaran berdiferensiasi yang memperhatikan minat dan gaya belajar siswa. Selain itu, integrasi teknologi digital juga menjadi perhatian utama untuk mendorong siswa berpikir kritis dan produktif dalam era ekonomi digital.
Diawal tahun ajaran baru ini beliau menegaskan kepada dewan Guru di SMKN 4 Madiun ini harus mulai menyusun pembelajaran yang tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tapi juga mendorong siswa membuat produk nyata, menyelesaikan masalah, dan berkolaborasi seperti di dunia kerja,” tambahnya.
Menurut Puguh pendekatan seperti ini akan melahirkan lulusan SMK yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing tinggi.
Beliau juga akan memperbanyak mitra kerja sama aktif dengan industri, serta telah mendapatkan surat dukungan dari SKPD yang membidangi didalam pendidikan menengah kejuruan.
.
Dengan bermitra dengan perusahaan beliau yakin dapat mendorong partisipasi aktif sekolah dalam menyediakan dana pendamping melalui komite sekolah atau mitra industri, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengembangkan mutu pendidikan vokasi. Evaluasi program juga dilakukan melalui pendekatan asesmen kinerja, portofolio, dan presentasi proyek yang mendorong siswa untuk menunjukkan kemampuan nyata, bukan hanya nilai akademik.
program ini akan menjadi momentum besar dalam membenahi pembelajaran di SMKN 4 kota Madiun percaya bahwa pendekatan pembelajaran mendalam adalah kunci untuk menciptakan lulusan yang kompeten. Lebih lanjut, puguh menegaskan bahwa guru adalah motor penggerak utama dalam proses transformasi ini. “Kurikulum boleh berubah, sarana boleh lengkap, tapi tanpa guru yang mau berubah dan terus belajar, semua hanya akan jadi dokumen. Guru harus menjadi inspirator dan pelatih dalam kelas,” tegasnya.
Dengan program pembelajaran mendalam ini,PUGUH Yakin Akan dapat memperkuat pendekatan pembelajaran yang berorientasi masa depan. Seiring dengan tantangan global dan kebutuhan industri yang kian kompleks, kita harus lebih giat dalam mendidik tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap kerja, tetapi juga siap menghadapi perubahan dan menjadi solusi bagi masa depan bangsa.
Para dewan guru di SMKN 4 Madiun ini Dengan lebih giat dengan keuletan dengan kebersamaan yang selalu bersinergi dengan bergerak bersama menuju pendidikan vokasi yang lebih kuat, adaptif, dan relevan dengan tuntutan zaman tentu akan mendapatkan siswa siswi yang berprestasi yang dapat bersaing di dalam kemajuan zaman di era kemajuan saat ini. Tutupnya .
( Indrawan )




