Antusias Warga Memadati Bahu Jalan, Pawai Budaya Meriahkan Hari Jadi Desa Ringintelu ke 25 Tahun

Banyuwangistarbpknews.id.__ Dalam rangka memperingati Hari Jadi Desa Ringintelu ke 25 Tahun dari pemekaran Desa Sukorejo – Bangorejo – Banyuwangi. Pemdes Ringintelu menggelar Pawai Budaya dengan rangkaian acara mulai pada tanggal 13-14-15 Desember; 1. Pawai Budaya, 2. Tasyakuran, dan 3. Pergelaran Wayang Kulit Purwo Ki dalang Joko Gendeng.

Kegiatan tersebut dengan tema
“25 Tahun Ringin Telu : Menjaga Tradisi, Melestarikan Alam, Membangun Kemandirian,” Sabtu 13 Desember 2025.

Pawai budaya ini menampilkan keanekaragaman budaya suatu daerah atau negara melalui pertunjukan seni, tarian, musik, dan kostum tradisional. Pawai budaya ini diadakan dalam rangka perayaan hari jadi Desa Ringintelu dengan kearifan lokal atau sebagai sarana promosi pariwisata.

Pawai budaya Desa Ringintelu menampilkan ;
tarian tradisional,
musik tradisional,
kostum adat,
pertunjukan seni ,dan
kesenian rakyat.

Pawai budaya di meriahkan 14 RW dan dimulai jam 01:00 WIB dengan start di dusun Ringintelu perbatasan dengan Desa Sukorejo, finis depan balai Desa Ringintelu.

Dalam kesempatan Kades Ringintelu menyampaikan kepada peserta pawai dan warga sekitar sebelum Pawai Budaya diberangkatkan,” Kami sebagai pemerintah Desa Ringintelu mengucapkan terima kepada semua elemen masyarakat dan tokoh masyarakat , tokoh agama, pemuda dan para pengusaha telah memberikan sumbangsih terselenggaranya kegiatan ini. Dan tanpa adanya dukungan warga masyarakat Desa Ringintelu tidak akan ada acara ini, maka kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat ku, dengan harapan semoga acara ini sukses dan kondusif sampai puncak kegiatan malam Senin tanggal 15 Desember 2025 pagelaran wayang kulit Purwa Ki dalang Juwito Gendeng.

“Pawai budaya ini dengan tujuan ;
-Melestarikan budaya
-Meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap budaya
-Meningkatkan pariwisata
-Membangun identitas budaya.

Lebih lanjut,” Pawai budaya dapat menjadi sarana yang efektif untuk mempromosikan kekayaan budaya lokal atau negara dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya,”akhiri Budiono orang no satu di Desa Ringintelu.

( A. Jwn BPK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *