Toba – Starbpknews.id.
Danau Toba kembali bersiap menjadi pusat perhatian dunia. Kawasan Balige, Kabupaten Toba, ditunjuk sebagai lokasi utama penyelenggaraan dua ajang balap air bergengsi, yakni Aquabike World Championship dan F1H2O World Championship. Kehadiran dua event internasional ini menegaskan komitmen pemerintah bersama berbagai pihak untuk menjadikan Danau Toba sebagai ikon sport tourism Indonesia yang mampu menarik wisatawan mancanegar
Aquabike dan F1H2O bukan sekadar perlombaan olahraga air. Keduanya dikenal sebagai ajang prestisius yang diikuti atlet-atlet terbaik dunia dengan standar penyelenggaraan internasional. Ribuan wisatawan domestik dan mancanegara diperkirakan akan hadir, memberikan multiplier effect yang besar bagi sektor pariwisata maupun ekonomi masyarakat sekitar Danau Toba.
Sebagai pengelola kawasan pariwisata kelas dunia seperti The Nusa Dua (Bali), The Mandalika (NTB), dan The Golo Mori (NTT), Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dipercaya untuk memastikan setiap detail persiapan berjalan optimal. Mulai dari infrastruktur, tata kelola venue, hingga kolaborasi dengan masyarakat lokal menjadi fokus agar event ini tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan.
“Bagi kami, kesuksesan The Lake Toba GP bukan hanya diukur dari kualitas balapan, tetapi juga dari warisan positif yang ditinggalkan, seperti pertumbuhan ekonomi dan peningkatan citra kawasan. Event ini diharapkan menjadi titik tolak bagi Danau Toba untuk semakin mengukuhkan diri sebagai magnet pariwisata kelas dunia, sekaligus menegaskan peran Indonesia sebagai tuan rumah yang mampu menyelenggarakan ajang internasional dengan standar terbaik,” ujar Troy, perwakilan ITDC.
Penyelenggaraan event internasional ini diyakini akan membawa dampak nyata bagi masyarakat sekitar Danau Toba. Beberapa manfaat yang diharapkan antara lain:
Pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan wisatawan yang berdampak pada UMKM, penginapan, transportasi, dan kuliner.
Peluang kerja baru bagi masyarakat setempat dalam sektor pariwisata, jasa, maupun pendukung event.
Promosi budaya lokal melalui keterlibatan komunitas seni dan produk kreatif yang bisa ditampilkan di sela-sela acara.
Peningkatan infrastruktur kawasan yang bermanfaat jangka panjang bagi penduduk maupun wisatawan.
Melalui ajang Aquabike dan F1H2O, pemerintah berharap Danau Toba semakin dikenal luas sebagai destinasi unggulan super prioritas di Indonesia. Ajang ini juga diharapkan menjadi momentum kebangkitan pariwisata Sumatera Utara pascapandemi, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di mata dunia sebagai tuan rumah event olahraga internasional.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, ITDC, masyarakat, dan pelaku pariwisata, Danau Toba siap tampil percaya diri di panggung global, membuktikan diri sebagai salah satu destinasi sport tourism paling ikonik di dunia.
(Korwil Sumut – M. Siboro)




