Toba – Starbpnews.id
Sore harinya, pada Moto 4, pembalap Portugal Araujo tampil dominan dengan memimpin balapan sejak start hingga garis finis. Sementara itu, pembalap muda Indonesia, Ratag, memilih strategi aman dengan menempati posisi kedua, menjaga jarak dari Bailey Cunningham yang finis ketiga.
Hasil ini membuat jarak poin Ratag dengan Araujo kembali menyempit menjadi hanya satu angka. Meski begitu, posisi Ratag di puncak klasemen sementara masih tetap aman.

Dengan dua Moto tersisa di hari terakhir, Ratag berpeluang mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih gelar Juara Dunia Endurance, sekaligus menjadi juara termuda sepanjang sejarah kejuaraan ini. Capaian ini akan menjadi penutup gemilang perjalanan kariernya, setelah pada musim debut hanya finis di peringkat ke-11 dan kemudian berhasil menjuarai Kejuaraan Nasional Aquabike Jetski Indonesia pada Desember lalu.
Dukungan ribuan penonton yang memadati tepian Danau Toba menjadi suntikan semangat luar biasa bagi Ratag. Suasana meriah dari publik tuan rumah diharapkan bisa menjadi dorongan tambahan untuk menuntaskan misi sejarah tersebut.
(M. Siboro – Korwil Sumut)



