Aceh Utara. Starbpknews.id – Jumat, 20 Juni 2025. Kondisi jalan nasional yang melintasi Gampong Matang Bayu, Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara, menuai keluhan dari warga. Galian milik PDAM Tirta Mon Pase yang dibiarkan terbuka tanpa perbaikan dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Pantauan Starbpknews.id, lubang besar tampak menganga di badan jalan dan trotoar, diduga bekas penggalian proyek milik PDAM. Ironisnya, sejak penggalian dilakukan, belum tampak upaya perbaikan ataupun penutupan lubang, sehingga membahayakan pengendara yang melintas, apalagi di malam hari saat pencahayaan minim.
“Sudah ada beberapa pengendara yang jatuh karena tidak menyadari ada lubang di tengah jalan. Ini sangat berbahaya, apalagi malam hari,” ungkap Sulaiman, warga setempat, saat ditemui Jumat pagi (20/6/2025).
Warga meminta PDAM Tirta Mon Pase dan instansi terkait segera bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan. Menurut mereka, jika dibiarkan terus, kondisi ini bisa menyebabkan korban jiwa.
“Kami tidak melarang penggalian, tapi tolong diselesaikan. Jangan ditinggal begitu saja, karena ini jalan utama yang dilintasi banyak orang,” tegas Sulaiman.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PDAM Tirta Mon Pase belum memberikan tanggapan resmi atas keluhan warga tersebut.
Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait untuk segera turun tangan. Keselamatan publik harus menjadi prioritas utama sebelum jatuh korban lebih banyak.
(Muliadi)




