Pontianak, starbpknews.is – Kasus dugaan penyimpangan pada proyek pembangunan Jembatan Riam Pangar semakin melebar. Selain kontraktor pelaksana, kini kelalaian Satuan Kerja (Satker) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) juga ikut disorot dalam pelaksanaan maupun pengelolaan proyek infrastruktur tersebut. Keresahan masyarakat pun memuncak, yang kemudian mendesak aparat penegak hukum untuk turun tangan dan mendalami kasus ini secara menyeluruh.

Pertama kali diketahui, kondisi timbunan jembatan yang dinilai tidak memenuhi standar teknis menjadi sorotan utama. Namun, temuan terbaru menunjukkan dugaan kuat adanya kelalaian dari pihak Satker dan PPK dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pengelolaan proyek. Masyarakat menilai adanya kelalaian maupun dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek, yang diduga kuat merugikan keuangan negara. Situasi ini pun memicu ketidakpercayaan publik terhadap kinerja seluruh pihak yang terlibat, termasuk kontraktor yang dinilai melakukan kenakalan dalam menjalankan tugasnya.
Akibat kelalaian dan dugaan pelanggaran yang terjadi, kontraktor publik kini merasa resah menyambut kemungkinan adanya pemeriksaan menyeluruh. Pihak yang berkepentingan meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) turun tangan langsung untuk mendalami setiap alur proses proyek, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan, guna memastikan tidak ada penyimpangan.
Berbagai dugaan terkait penggunaan dana publik dalam proyek ini juga semakin menguat. Masyarakat secara luas meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan menyikapi dan menelusuri setiap indikasi yang ada. Mereka menuntut kejelasan, transparansi, dan pertanggungjawaban penuh atas setiap rupiah dana rakyat yang telah digunakan.
Keresahan masyarakat semakin meningkat mengingat jembatan tersebut nantinya akan menjadi sarana penghubung vital bagi warga. Jika kualitas pekerjaan diragukan, keselamatan pengguna jembatan pun terancam. Oleh karena itu, masyarakat berharap pihak berwenang segera mengambil langkah tegas, memeriksa semua pihak yang terlibat, dan memastikan proyek tersebut dibangun dengan kualitas yang sesuai rencana serta tidak merugikan negara.
Sumber: Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat dan desakan berbagai pihak terkait proyek Jembatan Riam Pangar.
Red




