BANYUASIN – Tim dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Dusun IV, Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin. Kegiatan ini mengangkat pemanfaatan limbah lengkuas sebagai bahan pestisida nabati yang lebih ramah lingkungan.
Desa Merah Mata memiliki potensi komoditas lengkuas yang cukup besar. Namun, bagian seperti kulit rimpang, potongan hasil sortasi, rimpang kecil, lengkuas tua, hingga sisa pengolahan masih belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada potensi pengolahan limbah tersebut menjadi produk yang dapat mendukung aktivitas pertanian.
Keterangan foto: Dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya bersama masyarakat Dusun IV Desa Merah Mata dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui edukasi pemanfaatan limbah lengkuas sebagai bahan pestisida nabati.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh edukasi mengenai tahapan pemanfaatan limbah lengkuas, mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, perendaman, penyaringan, pengemasan, cara penggunaan, penyimpanan, hingga aspek keamanan produk. Tim pengabdian juga memperkenalkan contoh pestisida nabati cair serta panduan sederhana agar proses pembuatannya lebih mudah dipahami oleh masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 22 Juli 2026 ini berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, serta pengisian kuesioner sebagai bagian dari evaluasi kegiatan. Tim pelaksana kegiatan diketuai oleh Dilia Puspa, S.ST., M.Tr.T., bersama dosen Apri Mujiyanti, S.T., M.T. dan Melantina Oktriyanti, S.Pd., M.Si., serta melibatkan mahasiswa Emilia Ramadani dan Farid Al Habsyi.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Jurusan Teknik Kimia Polsri berharap pemanfaatan limbah lengkuas dapat terus dikembangkan oleh masyarakat Desa Merah Mata sebagai salah satu alternatif produk pendukung pertanian. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat untuk mengoptimalkan potensi sumber daya lokal menuju pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.




