Tak Gentar Melawan Kekuasaan: Jejak Perjuangan Saiful Anwar di Aceh Timur

Berita – Starbpknews id Aceh Timur – Di tengah derasnya arus korupsi dan praktik pembungkaman suara rakyat di Aceh Timur, masih ada satu nama yang berdiri tegak, laksana karang dihempas ombak: Saiful Anwar, Ketua DPC Laskar Antikorupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Aceh Timur.

Bagi Saiful, semboyan “Tak Gentar” bukan sekadar slogan organisasi, melainkan filosofi hidup. Ia memilih lantang bersuara di saat banyak orang memilih diam. Ia menantang kekuasaan di saat banyak pihak memilih tunduk.

“Jangan pernah tunduk pada ketidakadilan. Jangan pernah gentar dengan kekuasaan temporer. Lawan segala bentuk pembungkaman!” tegasnya dalam berbagai kesempatan.

Ormas LAKI di bawah kepemimpinannya konsisten menjadi benteng perjuangan rakyat kecil, terutama mereka yang selama ini tertindas praktik korupsi. Saiful membuka ruang bagi suara-suara yang jarang terdengar—suara rakyat desa, kaum marginal, dan masyarakat miskin yang kerap terabaikan pemerintah.

Di tengah tekanan, ancaman, hingga upaya kriminalisasi, Saiful tetap memegang teguh prinsip: fakta harus disampaikan, kebenaran harus diungkap. “Ormas LAKI punya hak yang sama sebagai warga negara. Kami tidak akan dibungkam dengan jeruji kekuasaan atau tipu muslihat penguasa yang alergi kritik,” ujarnya lantang.

Saiful tidak hanya menampilkan ketegasan, tetapi juga ketulusan dalam membela masyarakat. Ia menyebut perjuangan melawan korupsi ibarat hujan yang membasahi bumi—bukan alasan untuk menyerah, melainkan saat yang tepat menumpahkan semangat, keringat, bahkan darah demi kebenaran.

Tak heran, di kalangan masyarakat Aceh Timur, namanya kini identik dengan ikon perlawanan. “Tak Gentar” bukan lagi sekadar semboyan, melainkan roh perjuangan yang hidup dalam setiap langkah LAKI.

Meski jerat hukum dan belenggu politik coba diarahkan untuk membatasi gerakan LAKI, Saiful Anwar menegaskan, organisasi ini tidak akan mundur. “Kami tidak gentar. Kami tidak tunduk. Kami adalah penjaga kebenaran,” ucapnya.

Di tangan Saiful, LAKI DPC Aceh Timur menjelma sebagai simbol keberanian anak daerah yang berani menantang arus besar. Sebuah teladan, bahwa dari kabupaten kecil bisa lahir kekuatan besar demi keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *