SOPIR ANCAM AKAN MENGHABISI KETUA KOMITE JIKA TAK MEMBERI UANG SEBESAR RP 35 ‘000.00

 

Surabaya Jawa timur.starbpknews.id.
Sekolah Menengah kejuruan yang berada di Surabaya ini salah satunya yaitu smkn 12 yang mana pada akhir akhir ini sedang mengalami sedikit gejolak namun dari gejolak itulah mulai terkuak permasalahan permasalahan yang timbul karena ketidak singkongnya antara petinggi 2 yang ada di SMKN 12 tersebut .

Pasal nya pada hari Senin 5 mei 2025 sekira pukul 16.30 wib,tepatnya di depan Masjid SMKN 12 disaat (pr) yang notabene nya selaku ketua Komite di SMKN 12 menjemput anaknya pulang sekolah tiba tiba datang seseorang yang tiba tiba datang dan masuk kedalam mobil ( pr ) tanpa permisi pria tersebut yaitu ( no ) yang mana selaku sopir di SMKN 12 didalam mobil (no) tersebut langsung marah dan langsung mengancam akan menghabisi dan akan membabi buta kepada (pr) dan dia akan juga mengancam akan menghabisi secara halus dengan cara main para normal dan dia juga ngomong mantan preman wonokromo siapa saja akan dihabisi apabila berurusan dengannya

Oknum sopir Tersebut marah kepada ketua komite SMKN 12 dikarenakan
(No) Meminta dana sebesarRp 35.000.000 ( tiga puluh lima juta rupiah ) kepada (Pr) selaku ketua Komite di SMKN 12 tersebut. namun anggaran dana yang di minta no ke pr itu pr tidak mengetahui uang apa yang diminta dan beliau juga tidak mau mencairkan ,sebab anggaran yang diminta itu waktu 2 tahun yang lalu sebelum pr menjabat menjadi ketua komite .

Dengan adanya kejadian Pengancaman yang dilakukan oleh No tersebut pr langsung mengadukan prihal tersebut kepolsek setempat sebab Pr merasa mendapat ancaman dan intimidasi dari no yang secara tidak langsung melbuat tidak nyaman dan dirasa membahayakan keselamatan pr tentang ancaman tersebut.

Tak hanya itu PR selaku ketua Komite menanyakan tentang tupoksinya kepada bendahara dalam pengelolaan anggaran dana BOS, sebab selama ini terkait pengelolaan anggaran Dana Bos di SMKN 12 beliau meminta tentang apa yang ada dan diminta untuk keterbukaan terkait penggunaan dana Bos di SMKN 12 namun bendahara Bos malah ( pr ) diminta diberhentikan dan diganti dengan alasan pr susah dan tidak mau diajak kerjasama ,tak hanya bendahara saja yang meminta untuk pr berhenti namun para Waka juga menyatakan hal sama seperti bendahara.

Sedangkan selama ini untuk SMKN 1 Surabaya ini sudah banyak berbenah dan berubah yang lebih baik selama kepala sekolah yang baru menjabat ini dan selama pr diangkat menjadi ketua komite ,dan selama ini keanggotaan komite banyak dari dewan guru namun sekarang baru berubah , dan untuk dana bos tersebut seharusnya tidak ada di dalam brankas sekolah namun harus ada di rek sekolah ,dan semenjak ( pr ) menjabat menjadi ketua komite sudah mulai berubah .

Begitulah selama ini yang terjadi di SMKN 12 yang ikut dan nurut dengan para Waka mereka tidak akan memusuhi namun jika tidak nurut mereka maka akan jadi Musuh nya .pungkasnya .

Tim dan red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *