Banyuwangistarbpknews.id,__ SMPN 2 Gambiran – Banyuwangi – kedatangan mobil boks berlogo Badan Gizi Nasional [ BGZ ] memasuki halaman Sekolah yang pada saat pintu belakang mobil dibuka, terlihat ratusan kotak makanan bergizi gratis itu diperuntukkan siswa – siswi di sekolah.
Sekadar footnote, catatan kaki, bahwa Makan Bergizi Gratis atau MBG itu merupakan program makan siang gratis di negeri ini yang di implementasikan pada era pemerintahan Prabowo Subianto dan di gagas sejak 6 Januari 2025 itu di khususkan pada siswa-siswi PAUD, SD, SMP hingga SMA, Selasa 26 Agustus 2025.
Kepala sekolah SMP Negeri 2 Gambiran, Sapto Orbayani, S.Pd, MM.Pd. menyampaikan,” Adapun program MBG yang datang di sekolah dan sudah ketiga kalinya mereka menunggu dan diharapkan oleh para siswa.
Lanjut lanjut, Dengan adanya makan bergizi gratis itu sangat banyak membantu segi positifnya,untuk para siswa siswi di sekolah. Diantarai telah terpenuhinya standarisasi asupan gizi, aman dikonsumsi serta semakin menekan uang sakt para siswa karena sudah tergantikan oleh MBG.
“Pada intinya program MBG itu banyak segi positifnya buat anak didik di sekolah,” akhiri Kepsek Sapto Orbayani, S.Pd, MM.Pd.
Pada saat itu, diantara sala satu siswi SMP Negeri 2 Gambiran, Fitri, kelas 7 itu ditanyai saat makan kaotak MBG dengan lugu mengatakan,” Program makan siang bergizi dan gratis itu dinikmati dengan penuh keceriaan seperti anak – anak seumurnya.
Dengan polosnya, Fitri menyampaikan adapun program MBG yang sudah berlangsung ketiga kalinya itu disambut dengan senang dan kegembiraan. Salah satunya adalah bisa ngirit uang jajan, menu hidangannya juga penuh gizi. Ada udang goreng, sayur, telur sebagai lauk pauknya serta irisan-irisan melon untuk cuci mulut.
“Ia merasa cukup terbantu dengan adanya program MBG di sekolahnya yang bisa dinikmati seminggu 5 kali itu.
“Alhamdulillah, bisa lebih irit uang jajan saya,” ucap fitrt sembari menggigit ikan gorengnya.
Dengan terlaksananya program nasional makan siang itu telah di rencanakan untuk membangun sumber daya unggul, turunkan angka stunting, turunkan angka kemiskinan, dan menumbuhkan geliat ekonomi masyarakat.
( A. Jwn bpk )




