Semarak MTQ Ke-37 Gampong Meunasah Alue ie Puteh: Membangun Generasi Qur’ani

Aceh Utara. Starbpknews.id Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat gampong ke-37 di Gampong Meunasah Alue ie Puteh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, berlangsung dengan penuh antusiasme. Acara yang dimulai sejak Rabu malam tanggal 5 Februari dan berakhir pada Jumat malam 7 februari 2025, ini menjadi momentum penting dalam menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mencetak generasi Qur’ani yang unggul.

Sinergi Pemuda, Mahasiswa KKN, dan Pemerintah Gampong

MTQ ini diselenggarakan atas kerja sama antara Ketua Pemuda Gampong, Andi Baihaqqi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh (Unimal), serta pemerintah gampong yang dipimpin oleh Geuchik Suheri, S.Kep. Dukungan penuh dari berbagai pihak membuat acara ini berjalan dengan sukses dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Ketua Pemuda Gampong, Andi Baihaqqi, menegaskan bahwa pemuda memiliki peran besar dalam menyukseskan acara ini, mulai dari proses pendaftaran hingga pelaksanaan. “Kami, para pemuda, bergerak aktif untuk memastikan acara ini berjalan lancar, termasuk berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Unimal dalam berbagai aspek teknis,” ujarnya.

Meski dihadapkan pada tantangan, seperti keterbatasan waktu dalam mendata peserta yang harus segera dikirim ke tingkat kemukiman pada 8 Februari 2025 dan ke tingkat kecamatan pada 24 Februari 2025, para panitia tetap bekerja keras. “Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Dari malam pertama hingga malam terakhir, masyarakat selalu hadir dan memberikan dukungan penuh,” tambah Andi.

Kontribusi Mahasiswa KKN dalam MTQ

Ketua KKN 233, Muhammad Aqil Jafna, menjelaskan bahwa mahasiswa turut berkontribusi dalam berbagai aspek, seperti dekorasi, peralatan, dokumentasi, serta menjadi pembawa acara dan juri teknis. “Kami juga membantu merekap nilai peserta dan memastikan setiap sesi berjalan dengan baik,” katanya.

Kolaborasi antara mahasiswa, pemuda, dan aparatur desa berlangsung harmonis. “Kami melakukan rapat koordinasi, membagi tugas dengan jelas, dan menjaga komunikasi yang baik, sehingga acara ini berjalan sukses dan mendapat apresiasi dari masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Aqil, pengalaman paling berkesan bagi mahasiswa KKN adalah melihat acara berjalan lancar dan peserta tampil percaya diri. “Acara ini tidak hanya menjadi ajang pengabdian, tetapi juga sarana pembelajaran bagi kami dalam kepemimpinan, manajemen acara, dan komunikasi. Selain itu, MTQ juga memperkuat kesadaran spiritual kami sebagai mahasiswa,” pungkasnya.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Gampong

Geuchik Meunasah Alue Puteh, Suheri, S.Kep, menegaskan bahwa pemerintah gampong sangat mendukung pelaksanaan MTQ ini baik secara moril maupun finansial. “Kami telah mengalokasikan dana desa sebesar Rp 25.000.000 untuk sepenuhnya dikelola oleh pemuda dalam penyelenggaraan MTQ” jelasnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar MTQ ini melahirkan kader-kader baru yang mampu berprestasi di tingkat kabupaten hingga provinsi.

“Kami ingin anak-anak gampong termotivasi untuk terus belajar dan mempersiapkan diri mengikuti MTQ di masa mendatang. Semoga kelak ada perwakilan dari desa ini yang bisa meraih juara di tingkat provinsi,” harapnya.

Membangun Generasi Qur’ani

MTQ ke-37 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat belajar Al-Qur’an bagi generasi muda. Dengan dukungan masyarakat yang begitu besar, acara ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi orang tua untuk membina anak-anaknya dalam pendidikan agama.

Dengan suksesnya penyelenggaraan MTQ ini, Gampong Meunasah Alue Puteh semakin menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi Qur’ani yang berprestasi dan berakhlak mulia. (Muliadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *