Banyuwangistarbpknews.id,__Desa Grajagan – Sound horeg memeriahkan berbagai kegiatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI di berbagai daerah di Indonesia melalui pawai, karnaval, dan acara hiburan lainnya, seperti yang terlihat pada Desa Grajagan kacamatan Purwoharjo – Banyuwangi. Fenomena yang sering menampilkan musik keras, laything/lampu warna-warni, dan truk yang dihias ini menjadi daya tarik utama yang membuat masyarakat antusias dan ikut serta dalam kemeriahan acara peringatan kemerdekaan.
Berikut adalah beberapa contoh perayaan HUT Ke-80 RI yang melibatkan sound horeg.
Kemeriahan yang diciptakan oleh sound horeg ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menyambut dan mengisi Hari Kemerdekaan dengan cara yang unik dan menghibur, Selasa ( 23/9/2025) sore.
Suasana semarak mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Grajagan Kecamatan Purwoharjo. Ribuan warga tumpah ruah ke jalan untuk menyaksikan karnaval kemerdekaan yang tahun ini dimeriahkan dengan perayaan bertema “Sound Horeg”, menghadirkan deretan mobil hias dan sistem suara berkapasitas tinggi.
Puncak peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Grajagan ini berlangsung mulai 1700 WIB meriah dan penuh antusiasme. Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan utama untuk menyaksikan karnaval kemerdekaan yang di mulai pagi sekira pukul mulai 1700 setempat setempat dengan titik start di depan Gua Maria dusun Crahjati dan finish sebelah Utara pasar Crahjati Desa Grajagan.
Karnaval budaya menjadi salah satu sorotan utama dalam perayaan kali ini, di mana peserta berlomba-lomba memamerkan kostum tradisional dan menghibur penonton dengan pertunjukan musik yang meriah. Semangat 45 begitu terasa dalam setiap langkah peserta, dengan senyum ceria dan tawa riang menghiasi wajah mereka sebagai ungkapan kebahagiaan dan rasa syukur atas limpahan berkah yang mereka terima.
Karnaval kali ini menampilkan keberagaman budaya, kreativitas, dan semangat cinta tanah air. Peserta karnaval berasal dari berbagai jenjang pendidikan serta masyarakat umum. Kegiatan tersebut pawai sound Horeg karnaval umum , peserta tampil dengan kostum berwarna-warni, ornamen budaya, hingga kreasi unik yang mencuri perhatian masyarakat. Sementara itu, peserta karnaval sampai selesai giliran 14 barisan sound Horeg dan masyarakat umum yang tampil dengan ragam pertunjukan spektakuler. Ruas jalan utama Desa Grajagan menjadi penuh warna dan suara, dentuman musik diikuti penari sertai gemerlap cahaya lampu dengan penuh kegembiraan mencerminkan rasa syukur atas kemerdekaan bangsa.
Supriono selaku kepala Desa Grajagan menyampaikan, rasa syukurnya kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesempatan ini serta menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Desa Grajagan yang sangat kompak ikut serta memeriahkan dan mendukung acara tersebut. Tak lupa ucapan terimakasih juga ditujukan kepada panitia penyelenggara yang telah bekerja keras untuk menyukseskan acara ini.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan, tidak hanya sebagai peringatan, tetapi juga sebagai upaya untuk memperkuat kekompakan dan kerukunan, dan di tahun-tahun berikutnya bisa mengadakan acara yang lebih meriah”, pungkasnya.
( A. Jwn! bpk )



