Taput//Starbpknews.id. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Tolak ukur keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari terserapnya anggaran, tetapi dari meningkatnya kesejahteraan petani serta berkembangnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., saat memimpin kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan program kerja Dinas Pertanian serta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Selasa (4/8/2026), di Tarutung.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa seluruh program pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Setiap kegiatan yang dilaksanakan harus mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian, memperkuat daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Di sektor pertanian, Pemkab Tapanuli Utara memprioritaskan perbaikan jaringan irigasi tersier guna menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian.
Selain itu, pengembangan sentra pembibitan serta penguatan komoditas unggulan daerah terus didorong agar hasil produksi meningkat dan pendapatan petani semakin baik.
“Keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari banyaknya program yang terlaksana, tetapi dari meningkatnya kesejahteraan petani dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Wakil Bupati.
Sementara itu, pada sektor koperasi, perdagangan, dan UMKM, pemerintah terus melakukan pembenahan pasar tradisional di Pangaribuan, Tarutung, Siborongborong, dan Sarulla. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi menciptakan pusat perdagangan yang lebih tertata, nyaman, dan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemerintah juga tengah mempersiapkan pengembangan Pasar Induk Siborongborong serta Posko Layanan Pasar yang diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi harga kebutuhan pokok, pengawasan timbangan, serta pelayanan perdagangan yang lebih transparan dan akuntabel.
Tidak hanya itu, produk-produk unggulan Tapanuli Utara seperti kopi dan gula merah terus didorong agar memiliki nilai tambah melalui peningkatan kualitas, pengemasan, pemasaran, dan perluasan akses pasar sehingga mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara berkala, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memastikan setiap program berjalan sesuai target, tepat sasaran, serta setiap rupiah anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Langkah ini sekaligus menjadi wujud komitmen Pemkab Tapanuli Utara dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada hasil, demi terciptanya masyarakat Tapanuli Utara yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
(M Siboro C.ILJ)




