Taput//Srarbpknews.id.
menghadiri Sosialisasi Pelaksanaan OpLah Tahap III yang digelar di Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) II Medan, hari ini.
Program Optimalisasi Lahan (OpLah) merupakan kegiatan Kementerian PUPR RI—khususnya BBWSS II Medan di wilayah Sumut—untuk merehabilitasi jaringan irigasi kewenangan Provinsi/Kabupaten sesuai Inpres No. 2 Tahun 2025.
Pada Tahap III (s.d. Des 2025), Kabupaten Tapanuli Utara kembali mendapat alokasi untuk 6 Daerah Irigasi dengan pagu sekitar Rp7 miliar, yang akan dikerjakan oleh BUMN Waskita Karya Tbk.
Sebelumnya, pada Tahap II (TA 2025), Taput juga memperoleh alokasi untuk 7 Daerah Irigasi senilai Rp9 miliar, dikerjakan oleh BUMN Pembangunan Perumahan Tbk.
Adapun Tahap I (awal 2025) Taput belum mendapat alokasi karena masa transisi. Tahap II dan III berhasil diperoleh melalui usulan dan komunikasi Bupati Taput bersama Pemerintah Pusat dan anggota DPR RI Bpk Musa Rajeksah.
Dalam pelaksanaannya, BUMN terkait telah dan akan terus memberdayakan pengusaha konstruksi lokal di Kabupaten Tapanuli Utara.
Ke depan, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten diminta segera mempersiapkan usulan OpLah Tahun 2026 untuk diverifikasi oleh BBWSS II Medan.
(Korwil Sumut M Siboro C.ILJ)




