Pemerintah Desa Margamekar Harus Segera Mengambil Langkah Cepat Untuk Penanganan Bencana Alam Longsor. 

Sumedang, Starbpknews.id.

Pemerintah Desa Margamekar harus bergerak cepat memikirkan bagaimana cara menanggulangi bencana alam longsor tanah dan material di blok cijotang yang menimbun saluran irigasi Sangiang Sri Dusun Nangorak. Semakin lama air saluran irigasi tidak bisa dialirkan, akan berdampak pada areal pertanian sawah warga masyarakat. Terutama yang akan kena dampaknya adalah untuk blok Cisurat , blok Ciawitali , blok Lamping , blok Talapakan, blok serareuma, sampai pada blok Pangauban.

 

Sikap yang harus diambil oleh Pemerintah Desa Margamekar, Sumedang, dalam menghadapi bencana longsor yang menimbun saluran irigasi (khususnya jika berdampak pada ratusan hektar sawah) adalah melakukan respon cepat dan taktis untuk mencegah gagal tanam massal.

Berdasarkan situasi darurat tersebut, berbagai langkah-langkah yang perlu diambil , seperti :

 

Tanggap Darurat dan Pengamanan Lokasi

Aksi Cepat :

Melakukan peninjauan langsung ke lokasi longsor untuk mendata kerusakan saluran dan sawah yang terdampak.

Gotong Royong: Menggerakkan warga, tokoh masyarakat, dan Kelompok Tani (P3A) untuk melakukan kerja bakti pembersihan material longsoran yang menimbun saluran irigasi secara swadaya.

Penanganan Darurat Saluran Irigasi bisa dilaksanakan dengan

Sistem Pipanisasi/Darurat , dengan cara : Mengajukan permohonan pinjaman atau bantuan pipa paralon ke Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang , ke pihak PDAM , atau kantor dinas instansi terkait , untuk mengalirkan air melewati titik longsor.

Membuat Saluran Sementara : Melakukan pengerukan saluran baru atau membuat saluran darurat menggunakan karung berisi tanah/pasir.

 

Lapor Cepat , Segera melaporkan kejadian kepada Camat, BPBD Kabupaten Sumedang, dan Dinas Pekerjaan Umum (DPUPR) untuk mendapatkan bantuan alat berat atau teknisi.

Musyawarah: Mengadakan rapat dengan perwakilan kelompok tani (P3A) untuk membagi giliran air (jika aliran air terbatas) dan mengatur strategi perbaikan.

 

Pasca Bencana (Rehabilitasi)

Perbaikan Permanen: Menyusun proposal perbaikan saluran secara permanen, seperti pembangunan talut atau bronjong penahan tebing, menggunakan dana desa atau bantuan pemda.

Mitigasi Jangka Panjang: Melakukan penanaman pohon berakar kuat (aren, beringin) di sekitar lereng irigasi untuk mencegah tanah longsor susulan.

 

Dengan langkah-langkah di atas, Desa Margamekar dapat meminimalisir dampak kerugian akibat bencana pada sektor pertanian, seperti yang pernah dilakukan dalam merespon longsor di Dusun Nangorak. ( Asher Korwil Jawa Barat).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *