
Halbar starbpk.id – Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, James Uang, angkat bicara soal hibah pemerintah daerah ke Sekolah Tinggi Pertanian dan Kewirausahaan (STPK) Banau.
James, mengakui pemda saat ini dilema dengan status STPK Banau. Pasalnya, berdasarkan akta kepemilikan, kampus tersebut merupakan milik perorangan. Di sisi lain, pemda terus menyuntikkan dana hibah untuk perguruan tinggi itu.
“Terlalu keenakan. Sejak STPK Banau ini berdiri sampai saat ini masih menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, mulai dari Pak Namto dua periode, Danny satu periode, dan saya 3 tahun setengah,” ungkapnya.
James mengatakan, pengurus yayasan itu digaji dari hibah pemda. Seharusnya, pihak yayasan mencari uang untuk menopang STPK Banau.
“Dan mungkin di dunia ini hanya STPK Banau, milik perorangan tetapi yang membiayai itu pemda. Kalau seperti ini, semua orang bisa buat perguruan tinggi,” ujarnya.
“Dan saya juga menyampaikan agar memanggil yayasannya untuk duduk bersama membicarakan persoalan ini. DPRD juga sudah pernah memanggil pengurus yayasan namun mereka tidak hadir,” sambung James.
Ia mengakui, saat ini pemda masih menangguhkan pembayaran hibah STPK Banau, termasuk untuk membayar gaji dosen di dalamnya.
(TIM RED STARBPK.IDMALUT)



