
INHIl, starBPKnews.id– Forum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendesak semua elemen masyarakat, pemerintah, dan lembaga terkait untuk memberikan perhatian serius terhadap kondisi rumah singgah Dinas Sosial di kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu 18/01/2025
Ketua Forum TKSK, Bapadhal,SPd.I mengungkapkan keprihatinannya atas situasi rumah singgah yang tidak layak, terutama di tengah cuaca ekstrem seperti hujan deras dan air pasang yang menyebabkan genangan air masuk ke dalam ruangan.
“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Beberapa pasien dan keluarganya harus tidur di lantai yang tergenang air. Kita perlu memastikan mereka mendapatkan tempat yang layak, karena ke mana lagi mereka akan mengadu?” ujar Bapadhal, yang juga menjabat sebagai Sekretaris PPWI Inhil ini.
Menurut laporan Rumah Singgah tersebut saat ini menampung beberapa pasien dan keluarga yang datang dari berbagai daerah untuk menjalani pengobatan. Namun, tempat tersebut menghadapi kendala serius, termasuk fasilitas yang minim dan genangan air yang semakin memperburuk keadaan.
Ketika dikonfirmasi, ke pihak Dinas Sosial bahwa Status rumah singgah tersebut adalah meminjam ke Pemprov Riau karena bangunan tersebut bukan merupakan aset Pemda Inhil, melainkan milik Pemerintah Provinsi Riau.

“Kami telah berupaya memperjuangkan agar rumah singgah ini bisa menjadi tanggung jawab sekaligus menjadi aset Pemda Inhil, namun hingga kini belum ada solusi karena terkait aturan dan kami berharap semoga saja pemerintah provinsi mau menghibahkan tanah dan bangun tersebut sehingga ada rumah singgah yang representatif dan resmi menjadi milik Pemda Inhil,” ujar perwakilan Dinas Sosial.
Selain itu, Menurut Bapadhal yang juga Wakil Ketua PERTI Inhil ini menyampaikan harapan agar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kabupaten Indragiri Hilir dapat menyalurkan zakat kepada pasien dan keluarganya yang menginap di rumah singgah.
“Mereka ini termasuk mustahik zakat dan mereka layak dapat Tidak ada alasan untuk tidak menyalurkan zakat kepada mereka.Dan semoga Baznas bisa segera turun tangan membantu meringankan beban mereka,” katanya.
Masih menurut Bapadhal selaku mantan anggota bawaslu inhil periode 2014 ini mengharapkan, mengingat rumah singgah adalah tempat yang seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien serta keluarganya dan semoga pihak terkait dari semua elemen ada langkah nyata untuk meningkatkan kualitas layanan sosial di Kabupaten Indragiri Hilir.Karena kondisi rumah singgah mencerminkan kepedulian kita sebagai masyarakat dan pemerintah terhadap kelompok rentan. Perlu ada sinergi dan aksi nyata agar mereka mendapatkan hak yang layak,” tutupnya.
BPK



