
Aceh Utara. Starbpknews.id – 28 Januari 2025 Gampong Matang Bayu sukses menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) perdana tingkat desa dengan antusiasme yang luar biasa. Acara yang berlangsung sejak 27 Januari hingga 1 Februari 2025 ini digelar di halaman Meunasah Gampong Matang Bayu, Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara.
Pemuda Berperan Aktif dalam Inisiasi MTQ Perdana
Keuchik Gampong Matang Bayu, Basyaruddin, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan MTQ ini berawal dari aspirasi dan musyawarah pemuda desa yang ingin meningkatkan motivasi anak-anak dan remaja dalam mempelajari Al-Qur’an.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk insan qur’ani serta membina generasi muda agar memiliki semangat dalam mendalami ilmu agama sejak dini,” ujar Basyaruddin.
Pemerintah gampong turut mendukung penuh acara ini sebagai bagian dari pembangunan mental dan syiar Islam. Dengan mengusung tema “Mewujudkan Insan Islami Menyongsong Masa Depan yang Cemerlang,” MTQ ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan.
Partisipasi Peserta Melebihi Perkiraan
Ketua panitia pelaksana, Sulaiman, mengungkapkan bahwa persiapan MTQ ini telah dilakukan secara matang, dan respons masyarakat sangat positif. Awalnya, panitia memperkirakan jumlah peserta hanya sekitar 50 orang. Namun, setelah pendaftaran ditutup pada 25 Januari, jumlah peserta melonjak hingga 100 orang.
MTQ kali ini mempertandingkan enam cabang lomba, di antaranya Tilawah dan Azan untuk kategori anak-anak dan remaja, Pidato tingkat anak-anak, serta Hafalan 30 Juz Alquran.
“Melihat respons positif dari masyarakat, kami berharap MTQ ini dapat menjadi program tahunan desa yang terus berkembang,” ujar Sulaiman.
Pendanaan kegiatan ini bersumber dari aset desa serta sumbangan sukarela dari masyarakat dan perantau. Selain itu, peran tokoh desa dan ketua pemuda juga sangat besar dalam menggalang dana serta memastikan kelancaran acara.
Dukungan Penuh dari Masyarakat dan Mahasiswa KKN
Pelaksanaan MTQ perdana ini mendapat apresiasi besar dari masyarakat Gampong Matang Bayu.
“Ini adalah langkah positif dalam membangun karakter pemuda dan menciptakan generasi yang lebih religius serta mandiri,” ujar seorang warga.
Sementara itu, mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh turut berkontribusi dalam membantu jalannya acara, baik dari segi tenaga maupun pendanaan. Ketua KKN, Khairul Zamani, menyebutkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi anak-anak dan remaja dalam membangkitkan semangat belajar agama.
“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan semakin berkembang setiap tahunnya,” ungkapnya.
Membangun Masa Depan Generasi Qur’ani
Para peserta lomba juga merasakan manfaat besar dari kegiatan ini. Salah satu peserta, Tgk. Ivan Aulia, menyebutkan bahwa MTQ memberikan motivasi bagi dirinya dan teman-temannya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan mereka dalam membaca Al-Qur’an serta mengembangkan mental juara.
Dengan suksesnya pelaksanaan MTQ perdana ini, panitia dan pemerintah desa berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang seleksi bagi peserta untuk berkompetisi di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga nasional.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung acara ini dengan hadir dan memberi semangat kepada peserta setiap tahunnya,” tutup Keuchik Basyaruddin.
MTQ perdana di Gampong Matang Bayu membuktikan bahwa kebersamaan, gotong royong, dan semangat religius dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun generasi muda yang lebih berkarakter dan berakhlak mulia.
[Muliadi]



