LABUHA Starbpknews.id – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menggelar rapat perdana bersama Dinas Pendidikan setempat untuk mengevaluasi capaian program kerja, realisasi fisik, dan keuangan tahun anggaran 2025. Rapat yang berlangsung pada Rabu (23/07/2025) di ruang rapat DPRD itu merupakan bagian dari fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan sektor pendidikan—salah satu prioritas utama pemerintah daerah.
Ketua Komisi I DPRD Halsel, Hi Munawi Bahar, menegaskan bahwa pertemuan ini penting untuk memastikan program-program yang telah dirancang sejak awal tahun berjalan sesuai rencana.
“Kita di Komisi I sudah melakukan rapat perdana dengan Dinas Pendidikan, khusus membahas evaluasi program kerja, fisik, dan keuangan. Dan dari laporan yang disampaikan, sampai saat ini Dinas Pendidikan sudah mencapai progres sebesar 39,59 persen,” ujar Munawir kepada wartawan usai rapat.
Ia menyebut, capaian tersebut terbilang menggembirakan untuk pertengahan tahun anggaran. Namun, ia tetap menekankan perlunya percepatan realisasi agar seluruh target dapat dituntaskan secara optimal pada akhir tahun.
“Ini artinya, di pertengahan tahun seperti sekarang, kita punya dasar optimisme. Harapan kami pada bulan Agustus, September, dan Oktober mendatang, realisasi program Dinas Pendidikan bisa mencapai 70 hingga 80 persen,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut, pihak Dinas Pendidikan juga menjelaskan bahwa keterlambatan pada sejumlah program disebabkan oleh proses perencanaan yang sangat teliti. Para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) disebut tengah memastikan agar Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan produk pekerjaan benar-benar sesuai spesifikasi, sebagai langkah antisipatif untuk menghindari kesalahan teknis di kemudian hari.
Komisi I menyambut baik kehati-hatian tersebut, namun tetap mengingatkan pentingnya menjaga kecepatan pelaksanaan tanpa mengurangi kualitas.
Komisi I juga menegaskan akan terus melakukan pengawasan, baik melalui rapat lanjutan maupun kunjungan langsung ke lapangan. Hal ini guna memastikan bahwa setiap rupiah dari anggaran daerah benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Maka kita tidak boleh main-main. Komisi I akan terus kawal agar target tahun ini tercapai secara maksimal, baik dari sisi mutu maupun serapan anggaran,” tegas Munawir.
Rapat ini juga menjadi pembuka dari rangkaian evaluasi lintas sektor yang telah dijadwalkan Komisi I bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya dalam waktu dekat, sebagai bagian dari komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.
( Risna / Kiswar )



