Sanggau, Polda Kalbar – Polsek Tayan Hilir, Polres Sanggau, menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui aksi sosial sebagai wujud nyata semangat Polisi Penolong. Kali ini, personel Polsek Tayan Hilir membantu seorang ibu bernama Rohaela bersama tiga anaknya yang mengalami kesulitan setelah berada di Kalimantan Barat dan membutuhkan bantuan untuk kembali ke daerah asalnya di Provinsi Lampung.
Rohaela bersama ketiga anaknya sebelumnya datang dari Provinsi Lampung setelah diajak oleh calon suaminya bekerja di Kalimantan dengan janji mendapatkan penghasilan besar. Selain dijanjikan akan dinikahi, calon suaminya juga menyampaikan bahwa ketiga anak Rohaela akan disekolahkan setelah mereka berada di Kalimantan.
Namun, kondisi yang dihadapi Rohaela ternyata tidak sesuai dengan janji yang diterimanya. Setibanya di Kalimantan Barat, ia justru diminta bekerja sebagai tukang masak di sebuah camp pertambangan emas di kawasan pedalaman Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang.
Pekerjaan tersebut hanya memberikan penghasilan sekitar Rp1,5 juta per bulan, sementara janji pernikahan tidak kunjung terealisasi dan ketiga anaknya juga tidak mendapatkan pendidikan sebagaimana yang sebelumnya dijanjikan.
Setelah bertahan selama kurang lebih dua bulan dalam kondisi tersebut, Rohaela akhirnya memberanikan diri meninggalkan lokasi bersama ketiga anaknya. Dengan keterbatasan bekal dan kondisi yang serba sulit, mereka menempuh perjalanan dengan berjalan kaki selama sekitar 12 jam hingga akhirnya menemukan akses menuju jalan raya.
Setibanya di jalan raya, Rohaela bersama ketiga anaknya kemudian mendapatkan tumpangan kendaraan taksi menuju Pontianak. Dalam perjalanan, pengemudi mengetahui bahwa Rohaela hanya memiliki uang sekitar Rp400 ribu. Karena keterbatasan biaya perjalanan, mereka kemudian diturunkan di kawasan Simpang Ampar, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau.
Dalam kondisi tersebut, Rohaela bersama ketiga anaknya kemudian mendatangi Polsek Tayan Hilir dan menceritakan persoalan yang mereka alami. Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Tayan Hilir segera memberikan pendampingan serta memastikan ibu dan ketiga anak tersebut mendapatkan tempat yang aman dan bantuan yang diperlukan selama proses pemulangan.
Kapolsek Tayan Hilir Iptu Dr. Kusdarwanto, S.H., M.H., mengatakan bahwa kepolisian harus hadir bukan hanya ketika masyarakat menghadapi persoalan hukum, tetapi juga ketika warga membutuhkan pertolongan dalam kondisi sulit. Menurutnya, langkah yang dilakukan personelnya merupakan bagian dari pelayanan humanis sekaligus implementasi semangat Polres Sanggau Berkarakter HEBAT.
“Ketika masyarakat datang meminta pertolongan dalam kondisi sulit, apalagi bersama anak-anak, kami tidak boleh tinggal diam. Kami berupaya hadir dan membantu semaksimal mungkin sesuai kemampuan, mulai dari memberikan pendampingan hingga membantu mempersiapkan perjalanan mereka untuk kembali ke daerah asal. Ini merupakan bagian dari semangat Polres Sanggau Berkarakter HEBAT untuk memberikan pelayanan yang humanis, peduli dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Iptu Kusdarwanto.
Sebagai bentuk kepedulian, Polsek Tayan Hilir kemudian membantu membelikan tiket kapal laut untuk Rohaela dan ketiga anaknya sebagai sarana perjalanan kembali ke Lampung.
Tidak berhenti sampai di sana, kepolisian juga mencarikan pekerjaan sementara bagi Rohaela di sebuah rumah makan milik warga selama empat hari agar yang bersangkutan memperoleh tambahan uang saku untuk memenuhi kebutuhan selama perjalanan bersama anak-anaknya.
Aksi tersebut menjadi gambaran bahwa semangat Polres Sanggau Berkarakter HEBAT terus diwujudkan melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.
Kehadiran polisi tidak hanya memberikan rasa aman dan menjaga kamtibmas, tetapi juga menjadi tempat masyarakat memperoleh pertolongan ketika menghadapi situasi sulit. Melalui pendekatan humanis, kepedulian sosial dan pelayanan yang tulus, Polsek Tayan Hilir menegaskan bahwa Polri hadir untuk melindungi, melayani dan membantu masyarakat. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)
Pewarta ( Alantitus )
