Sanggau – starbpknews.id.Tayan hulu desa Binjai pertemuan antara pihak manajemen perusahaan PT,SBW,Sasmita bumi Wijaya dengan para satpam berbuntut panjang karena timbul permasalahan PHK satpam tidak mengikuti prosedur undangan undangan tenaga kerja serta tidak ada nya bimbingan kepada yang bersalah,
melanggar menurut perwakilan masyarakat desa Binjai yaitu Heriyanto a,md selaku ketua dad Tayan hulu sekaligus kades Binjai maka di lakukan pendekatan baik kepada manajemen perusahaan agar jangan terjadi PHK tidak sesuai prosedur dari pemerintah melalui dinas tenaga kerja dan memohon kepada pihak manajemen perusahaan bisa mau mempertimbang kan kesalahan para satpam ini dan memohon bisa dan ada jalan keluar bisa kerja kembali pertimbangan nya memikir kan kehidupan dan beban keluarga,
namun menurut manajemen perwakilan perusahaan mereka melakukan pemecatan PHK sudah sesuai prosedur dan undang undang tenaga kerja karena sudah merusak reputasi dan nama baik perusahaan mereka tidak bisa menerima mereka yang anggota satpam berjumlah 10 orang ini bekerja kembali inti nya prosedur merek sudah benar, dalam pertemuan mediator,mediasi yang pertama di aula kantor pabrik perusahaan PT.sbw pada tanggal 14 mei 2025 antara pihak satpam dan pihak perusahan PT,
Sbw hadir manajemen dan pemerintah pada pertemuan pertama hasil nya nihil tidak ada solusi dan jawaban inti nya satpam yang melakukan pelanggaran kesalahan ini tetap tidak bisa bekerja kembali dan menurut perwakilan masyarakat yaitu Heriyanto selaku ketua DAD Tayan hulu dan sekaligus kades Binjai yang juga bertanggung .
jawab terhadap warga masyarakat nya serta lingkungan nya pada pertemuan pertama hari Rabu tanggal 14 mei 2025 di kantor PT,sbw mediator mencari solusi terhadap permasalahan ini tidak membuah kan hasil maka apabila tidak ada jawaban kepastian dari pihak manajemen maka kata ketua dad Tayan hulu sekaligus kades Binjai ini kami akan bertindak dan memagar jalan menuju pabrik PT,sbw,Sasmita bumi Wijaya namun memohon lagi kira nya pihak manajemen memikir kan kembali dengan pikiran jernih Arif dan bijaksana demi ketertiban dan keamanan kata peserta rapat yang hadir namu rupa nya pihak manajemen tetap pada prinsip mereka dan keputusan mereka ambil sudahbenar sesuai dengan kesalahan yang di buat oleh 10 satpam ini serta sesuai undang undang tenaga kerja maka pada hari Senin tanggal 19 mei 2025 pihak dari keluarga satpam yang di PHK mengambil langkah dan akan melakukan pemagaran jalan menuju pabrik PT.
SBW Sasmita bumi Wijaya yang pimpin oleh ketua DAD Tayan hulu dan sekaligus kades desa Binjai karena pihak manajemen perusahaan tidak menghargai serta menghormati aturan di wilayah lingkungan masyarakat di mana perusahaan berdiri dan tidak menghargai pemerintah serta masyarakat adat setempat kata pak Heriyanto a,md ketika audensi mediasi di kantor mes PT.sbw Senin 19 mei 2025 dan pemagaran akan di laksanakan namun ada pertengkaran sedikit di simpang pertama mau masuk ke perusahaan PT,sbw karena ada beberapa buah mobil truk membawa buah dan di arah kan untuk sementara tidak boleh masuk karena permasalahan masih belum ada etikat baik dari manajemen perusahaan dan dan pemagaran akan di laksanakan di saat ini lah ada beberapa orang tidak terima antara kubu satu dan kubu dua yaitu para satpam dan keluarga yang di PHK dan sebagian dari pengurus kud, timbul lah sedikit percekcokan beruntung datang aparat keamanan dari polres Sanggau serta juga dari Polsek Tayan hulu mereda dan menenangkan situasi hadir yaitu dari polres Sanggau, Kabag OPS AKP PSC .Kusuma wibawa ,S.H.,M.A.P serta kasat intelkam AKP Suhartoto, kasat binmas AKP Heri Triyana , kasat Sabhara iptu Supar, intelkam polres Sanggau Aiptu M.K.Barus dan Kapolsek Tayan hulu iptu.H.phintor hutajulu dan juga hadir kasi Intel kejaksaan pak,DIKI serta Heriyanto selaku ketua DAD Tayan hulu serta kades Binjai hadir juga camat Tayan hulu Markus ERA KUSDIRA S,sos dan kasi pol PP Tayan hulu dan temenggung desa Binjai Lorensius dodoi serta ketua BPD desa Binjai dan korwil pada pertemuan kali kedua ini dari perwakilan manajemen perusahaan PT,
sbw Suyanto dkk serta humas nya Randa setiawan putra yang merupakan ujung tombak mitra perusahaan dan masyarakat serta karyawan ketika ada masalah humas yang menjadi perpanjangan tangan manajemen melakukan pendekatan serta jangan sampai timbul masalah namun pertemuan kali kedua ini di mes perusahaan PT,sbw mengalami kegagalan lagi tidak ada titik terang dan etikat baik dari manajemen sehingga pihak dari karyawan satpam dengan tegas melalui pak Heriyanto menolah bertemu dengan mereka yang perwakilan pabrik,dan meminta direksi yang hadir menyelesaikan kan permasalahan ini secepat nya dan memohon di pasilitasi wakil gubernur Kalbar serta dinas instansi yang berhubungan dengan perusahaan dan masyarakat demi tercipta nya solusi penyelesaian masalah ini sudah lama belum selesai mencapai 5 bulan tidak ada titik terang dan etikat baik dari perusahaan dan pertemuan akan di laksanakan dalam Minggu ini kata Heriyanto Amd kepada masyarakat dan keluarga pihak satpam mengenai tentang pemagaran tidak di laksanakan karena menurut tukang pomang tidak boleh lagi melakukan ritual pomang dan pemagaran kata nya karena bisa menimbulkan kan masalah tentang pomang pagar apa bila di lakukan bisa terjadi makan sumpah terjadi dengan diri sendiri,orang lain dan kedua belah pihak yang bersengketa ataw
bermasalah maka nya dengan tegas keras jangan dulu di laksanakan karna waktu kata tukang pomang ini dan hal ini di sampai kan juga okeh ketua DAD Tayan hulu sekaligus kades desa binjai penundaan dulu setelah itu pesan dari polres Sanggau dan jajaran nya serta Polsek Tayan hulu dan jajaran nya agar situasi selama ini dan menunggu keputusan berikut nya di mohon masyarakat mampu menahan diri menahan emosi jaga kebersamaan serta ketertiban keamanan.selama mediasi situasi di dalam serta di luar aman dan kondusif.
Pewarta ( Alantitus )




