KADES MOJO AYU SELALU BERSINERGI DENGAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DALAM MEMAJUKAN DESA .

Berita : Starbpknews id
Mojoayu,Kediri Jawa Timur.
Kades dan perangkat Desa Mojoayu, Plemahan, Kabupaten Kediri Jawa Timur telah merealisasikan penggunaan Anggaran Dana desa tahun 2024 dengan baik dengan memprioritaskan pembangunan infrastruktur desa ,ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat dengan adanya program bantuan dana desa dapat dirasakan hasilnya serata sangat bermanfaat bagi warga jelas Kepala Desa Mojoayu Yosi Merdiana.
Salah satu desa yang memiliki penghasilan dari pemberdayaan masyarakat dengan mengembangkan Badan usaha milik desa ( BUMDES );dengan memanfaatkan dana desa yang digunakan untuk membuat lahan parkir serta kios kios kecil di area pabrik sehingga setiap bulan desa Mojoayu mendapat penghasilan sendiri hal ini menjadi bukti nyata dari program dana desa yang bisa bermanfaat sehingga desa bisa berkembang dengan penghasilan dari BUMDES .
Pada awal tahun 2025 ini kepala desa bersama perangkat desa kembali mempersiapkan tentang kinerja yang akan di hadapi di tahun 2025 ini .
Yossi merdiana mengatakan bahwa Desa adalah bagian dari TKD yang diperuntukkan bagi desa dengan tujuan untuk mendukung pendanaan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan kemasyarakatan.
Sejak tahun 2024 penyaluran Dana Desa dilakukan
Dana Desa yang tidak ditentukan penggunaannya (nonearmarked) digunakan untuk mendanai program sektor prioritas desa; dan Dana Desa yang diten>>>>KKtukan penggunaannya (earmarked) untuk BLT Desa, program ketahanan pangan dan hewani, serta program pencegahan dan penurunan stunting Seiring dengan peningkatan kualitas tuturnya
Tak hanya itu saja beliau juga mengatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa, arah kebijakan Dana Desa pada tahun 2025, yaitu dengan Mempertajam pada kebijakan tentang pengalokasian Dana Desa mempertimbangkan kinerja desa dengan Mengarahkan prioritas penggunaan Dana Desa untuk mendukung pembangunan berkelanjutan melalui Penurunan kemiskinan dan stunting, penguatan desa yang adaptif terhadap perubahan iklim, peningkatan promosi dan penyediaan layanan dasar kesehatan skala desa termasuk stunting, dukungan program ketahanan pangan, serta pengembangan potensi dan keunggulan desa,Pemanfaatan teknologi dan informasi untuk percepatan implementasi desa digital; dan Pembangunan berbasis padat karya tunai dan penggunaan bahan baku lokal. Pembangunan berbasis padat karya tunai adalah kegiatan pembangunan desa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan yang dilakukan oleh penduduk desa antara lain pembangunan rumah murah dengan sanitasi baik untuk masyarakat yang membutuhkan.
Kepala desa serta perangkat desa Mujo ayu Kediri Jawa Timur akan terus Mendorong peningkatan kemandirian desa melalui pemberian reward berupa alokasi kinerja dan insentif desa Meningkatkan kualitas tata kelola Dana Desa melalui penyaluran Dana Desa berdasarkan kinerja pelaksanaan sesuai fokus penggunaan yang ditetapkan ,penyaluran Dana Desa secara langsung dari RKUN ke RKD,pengalokasian insentif Dana Desa untuk desa yang berkinerja baik, Meningkatkan kualitas data pengelolaan keuangan desa berbasis elektronik yang terintegrasi.
Dana Desa dalam RAPBN tahun anggaran 2025 direncanakan sebesar Rp71.000,0 miliar, lebih tinggi sebesar Rp142,0 miliar atau 0,2 persen dibandingkan outlook tahun 2024, diutamakan penggunaannya untuk mendukung,penanganan kemiskinan ekstrem dengan penggunaan Dana Desa paling tinggi 15% (lima belas persen) untuk bantuan langsung tunai desa dengan target keluarga penerima manfaat dapat menggunakan data pemerintah sebagai acuan, penguatan desa yang adaptif terhadap perubahan iklim peningkatan promosi dan penyediaan layanan dasar kesehatan skala desa termasuk stunting dukungan program ketahanan pangan,pengembangan potensi dan keunggulan desa ,pemanfaatan teknologi dan informasi untuk percepatan implementasi desa digital , pembangunan berbasis padat karya tunai dan penggunaan bahan baku lokal; dan/atau program sektor prioritas lainnya di desa.

Selain itu, Dana Desa dapat digunakan untuk dana operasional pemerintah desa paling banyak 3% (tiga persen) dari pagu Dana Desa setiap desa.
Kebijakan penggunaan Dana Desa tahun 2025 juga diarahkan untuk dukungan terhadap program prioritas nasional antara lain untuk program pencegahan dan penurunan stunting skala desa bagi desa lokasi fokus intervensi penurunan stunting.
Dukungan Dana Desa untuk ketahanan pangan dalam skala desa, program ketahanan pangan dan hewani dilaksanakan melalui sektor pertanian, perkebunan, peternakan, serta perikanan tangkap dan budidaya. Ketahanan pangan tersebut dimaksudkan untuk mengakhiri kelaparan, mencapai penguatan pangan, memperbaiki nutrisi, mempromosikan pertanian yang berkelanjutan, serta meningkatkan indeks nilai tukar petani dan nelayan ,
Yossi Mardiana juga meminta selalu akan bersinergi dengan masyarakat , aparatur desa, kecamatan dan pemerintah kabupaten provinsi dan pusat dalam menjadikan kampung mojoayu Kediri Jawa timur ini untuk menjadi desa yang lebih baik dan maju untuk bersama. Pungkasnya.
( Indrawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *