PAYAKUMBUH – starbpknews.id — Hujan lebat yang hanya mengguyur kurang dari 15 menit telah membuat Pasar Ibuah Barat Payakumbuh tergenang air dengan kedalaman mencapai 40-50 sentimeter atau setinggi betis dewasa. Kondisi ekstrem ini langsung menghentikan sebagian besar aktivitas jual, beli, membuat pembeli tidak berani memasuki area lapak dan para pedagang terpaksa mengangkat barang dagangan mereka agar tidak terendam dan rusak.
Masalah banjir saat hujan lebat sudah menjadi momok abadi bagi puluhan pedagang di pasar “Sudah sejak lama, setiap hujan deras pasti begini, tidak pernah ada perubahan. Saluran air yang tersumbat jadi akar masalahnya, tapi kami bertanya-tanya, kenapa saluran bisa terus tersumbat oleh sampah dan lumpur, bahkan tidak pernah diperbaiki dengan tuntas meskipun kami sudah banyak kali mengadu?” ujar Siti (42), pedagang , yang telah berjualan di pasar ini selama 6 tahun, dengan nada sedih namun penuh kekesalan.
Para pedagang menegaskan bahwa mereka secara konsisten dan tepat waktu memenuhi seluruh kewajiban pembayaran kepada pihak pengelola pasar, mulai dari iuran harian per lapak, biaya kebersihan hingga biaya administrasi tahunan. Namun, kondisi lapak yang berada di area bagian bawah pasar terus tergenang setiap musim hujan, membuat upaya mereka mencari nafkah dan mencukupi biaya sekolah anak-anak terhambat berat.
“Kami tidak pernah menunda atau menolak pembayaran apa pun yang diminta pihak pengelola. Tapi tolong jangan hanya memperhatikan bagian pasar atas yang lebih rapi dan tidak pernah tergenang, lapak kami yang berada di area bawah terus tergenang, buah dan sayuran kami sering basah dan tidak bisa dijual lagi. Nasib kami sebagai pedagang kecil juga perlu diperhatikan!” tegas Ahmad (38), pedagang sayuran lainnya dengan suara yang naik, disambut sepakat oleh rekan-rekannya di sekitar lapak.
Suasana di Pasar Ibuah Barat Payakumbuh terpancar suram usai kejadian tersebut, dengan sebagian pedagang mulai membersihkan barang dagangan yang sedikit terbasahi. Mereka mengharapkan pihak pengelola pasar dan Dinas Perdagangan Kota Payakumbuh segera mengambil langkah konkret untuk membersihkan saluran air yang mampet, memperbaiki sistem drainase pasar, dan membuat terowongan pembuangan air yang lebih besar agar masalah banjir yang berulang tidak lagi mengganggu mata pencaharian mereka.
( Tim )



