Lampung Tengah, starbpknews.id – Jarwadi Selaku Mantan Ketua Gapoktan Yang akan dilaporkan ke kejaksaan Lampung Tengah yang telah Diduga melakukan penggelapan Laba margin dari simpan pinjam Dana PUAP di kampung sri budaya Lampung Tengah Jumat, 27 September 2024
Dalam dugaan Terkait penggelapan Laba margin Dana PUAP Jarwadi menyeret dan membawa nama Bendahara Gapoktan Rohman yang Bahwasannya Rohman juga telah Membawa Dana PUAP senilai Rp 16.500.000 ( Enam Belas Juta lima Ratus Ribu Rupiah ).
Iya mas Rohman Ambil uang tersebut kerumah saya dia ambil uang itu masuk aja kerumah saya gak dia hanya di luar rumah ,dan nyatanya uang Tersebut Tidak Di berikan ke ketua Gapoktan Baru Shakur .
Untuk apa dan dipakai untuk apa oleh Rohman Saya Tidak Tahu mas yang jelas Rohman ambil uang kesaya sebesar Rp 16.500.000 ( Enam Belas Juta lima Ratus Ribu Rupiah ).
Tak hanya itu saja JARWADI juga menyebut Nama Orang dinas dan kepala kampung Eka Sutaji yang Bahwasannya Dana PUAP tersebut yang penting Modal nya utuh gak ada masalah uangkap Jarwadi.
Hal tersebut semakin menarik karena JARWADI sudah membawa beberapa orang dalam masalah nya ,
Dan Dari prihal ini Kuasa Hukum dari Media ini Akan segera mungkin Melaporkan tindakan yang telah merugikan negara Dan masyarakat .
Dalam Hal ini Negara dan Masyarakat Telah di rugikan Puluhan Hingga Ratusan Juta Rupiah .
Dari Tindakan Yang dilakukan Oleh JARWADI eks Ketua Gapoktan Dan ROHMAN Selaku Bendahara Akti Gapoktan yang mengelola dana PUAP di kampung Sribudaya ini Telah Melanggar undang Undang
menentang hukum dan Melanggar Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tindak Pidana Korupsi Pasal 2 Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). Jelas secepat nya akan Kami laporkan hal ini.
Red : lucky indrawan




