Empat rumah dan satu buah bangunan sarang walet ludes dilalap si jago merah.

Gunung Mas, starbpknews.id – Kalteng telah terjadi kebakaran meludeskan 4 buah rumah dan 1 buah bangunan sarang walet sekitar pukul 13.30 wib dilingkungan RT/RW 01/01 jalan pandih batu kelurahan tumbang talaken kecamatan manuhing kabupaten gunung mas provinsi Kalimantan tengah, pada Sabtu tanggal 16 Nopember 2024.

Keempat bangunan rumah yang ludes terlalap si jago merah tersebut dimiliki oleh:Baner,darma yaman,Santy dan karly.

Awak media berita starbpknews.id telah menghimpun keterangan terkait awal kejadian kebakaran dari salah satu warga yang bertetangga dengan beberapa pemilik rumah yang terbakar dengan pangilan Mina Indu mesa,kata Mina Indu mesa mula2 titik apinya muncul dari dapur sebuah rumah salah satu korban kebakaran yang bernama Santy.

Dalam kejadian kebakaran tersebut pemilik rumahpun sedang tidak berada dirumah kondisi rumah sedang kosong,listrikpun padam dari pagi hari hingga sore hari.

Untuk sementara ini kata Mina Indu mesa penyebab kebakaran tersebut kita tidak tau apa penyebabnya mungkin saja itu adalah sebuah musibah ungkapnya.

Dalam kejadian tersebut ratusan warga masyarakat tumbang talaken serta beberapa orang anggota Polsek manuhing satu orang anggota polres gunung mas Guntur Wahyudi beberapa orang anggota Koramil 04 manuhing antusias membantu memadamkan api dengan mengunakan 5 yunit mesin pompa air,1 yunit mesin pompa air milik kecamatan manuhing dan 4 yunit milik masyarakat setempat,karena kondisi di tumbang talaken ini tidak memiliki serana pemadaman api,maka kami mengunakan alat pemadam yang seadanya.

Untuk kerugian akibat bencana kebakaran tersebut telah tercatat diperhitungkan dari 4 buah rumah dan satu buah sarang walet mencapai rp.1,2 meliar kata Baner salah satu korban kebakaran saat di wawancarai awak media berita starbpk news id Minggu tanggal 17 Nopember 2024.

Baner salah satu korban kebakaran sebagai ketua RT 01 merasa pasrah dengan kejadian yang menimpa dirinya bersama yang lain, mau kita salahkan siapa kita juga tidak tau apa penyebab kebakaran tersebut,sangat tidak menyangka dan tidak menduga musibah ini menimpa kami ungkapnya.

Untuk sementara ini kata Baner dirinya dan yang lain tinggal dirumah keluarga masing-masing,segala bantuan kemanusiaan hari ini telah mengalir dari sejumblah warga masyarakat kita tumbang talaken, kami atas nama seluruh keluarga korban musibah bencana kebakaran ini,mengucapkan terima kasih atas bantuan partisipasi bapak ibu saudara dan handaitaulan baik itu dari segi moral moril dan materil.

Dirinya juga berharap kepada pemerintah daerah kabupaten gunung mas kedepannya agar dapat menyediakan mobil damkar untuk mengantisipasi bahaya kebakaran seperti yang telah kami alami ini,mengingat kelurahan tumbang talaken ini penduduknya pun cukup banyak arealnya pun luas.

Hari ini anggota tim peduli api kelurahan tumbang talaken yang diketuai oleh guna wandi dengan sekretaris prenky telah mengedarkan bentuk bantuan sumbangan dipandu oleh sdr Yansen bilson dengan mendapatkan bantuan kemanusiaan dari warga masyarakat tumbang talaken berjumlah,Rp.4.750 000 langsung diserahkan ke pihak korban kebakaran.

hari ini Minggu tanggal 17 Nopember 2024 telah kompirmasi juga dengan camat manuhing Bambang H.M s sos,terkait adanya kejadian bencana kebakaran di wilayah kecamatan yang iya pimpin saat ini,dirinya telah mengusulkan mobil damkar kepada badan penanggulangan bencana daerah(BPBD) kabupaten gunung mas untuk antisipasi bahaya kebakaran seperti yang telah terjadi saat ini,dirinya juga telah menyampaikan ke dinas sosial agar dapat membantu meringankan kan beban para korban yang mengalami musibah kebakaran ucapnya melalui via telpon pagi tadi.

Harapannya agar masyarakat selalu waspada akan bahaya kebakaran,jika keluar rumah pastikan dulu kompor didapur,lilin,obat nyamuk semuanya padam segala kabel listrik terkontrol dengan baik sebelum bergegas pergi meninggalkan rumah dalam posisi kosong.

Penulis silvanus dio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *