Bupati Aceh Utara Minta Warga Cermati Pengumuman Rumah Hasil Verifikasi BNPB

ACEH UTARA, Starbpknews.id – Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil yang akrab disapa Ayah Wa, meminta masyarakat untuk aktif mencermati pengumuman hasil verifikasi dan validasi data kerusakan rumah tahap I yang telah ditempel di setiap gampong, Jumat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keakuratan data warga terdampak bencana sebelum bantuan pembangunan rumah dari pemerintah pusat disalurkan.

Menurut Ayah Wa, partisipasi masyarakat sangat penting agar tidak ada korban bencana yang terlewatkan dalam pendataan bantuan rumah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Ia mengimbau warga segera memeriksa daftar penerima bantuan yang diumumkan di masing-masing desa.

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, mengatakan Bupati bersama Wakil Bupati Tarmizi Panyang berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat agar bantuan tepat sasaran. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat evaluasi bersama BNPB pada 16 Februari 2026.

“Bupati dan Wakil Bupati telah meminta kepada BNPB agar warga yang rumahnya terdampak, baik kategori rusak berat, sedang, maupun ringan, diberikan hak sanggah jika terdapat ketidaksesuaian data,” ujar Muntasir.

Ia menjelaskan, tim BNPB telah menyelesaikan proses verifikasi di lima kecamatan, yakni Tanah Jambo Aye, Sawang, Muara Batu, Seunuddon, dan Langkahan. Sementara kecamatan lainnya masih dalam tahap verifikasi, validasi, dan penyelarasan data oleh tim teknis.

Sebagai bentuk transparansi, hasil verifikasi tersebut kini memasuki tahap uji publik selama tiga hari. Pengumuman disampaikan melalui pengeras suara gampong serta daftar nama penerima bantuan ditempel di lokasi strategis agar mudah diakses masyarakat.

Warga yang merasa memenuhi kriteria namun belum terdaftar sebagai penerima bantuan rumah dapat mengajukan sanggahan dengan mengisi formulir yang telah disediakan.

Formulir sanggahan tersebut diserahkan kepada geuchik untuk diteruskan kepada camat, kemudian disampaikan ke posko BPBD guna dilakukan verifikasi ulang oleh tim terkait.

Muntasir menegaskan, harapan Bupati dan Wakil Bupati adalah memastikan seluruh warga korban bencana yang memenuhi syarat mendapatkan bantuan tanpa ada yang terabaikan.

“Jangan sampai ada warga korban bencana yang rumahnya rusak dan telah memenuhi kriteria namun merasa dirugikan atau tidak terakomodasi dalam proses ini,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *