Pemdes Siliragung menggelar- starbpknews.id. tasyakuran dalam rangka Bersih Desa di bulan Suro penuh berkah dengan pagelaran Wayang Kulit Purwo Jum’at malam Sabtu dari kecamatan Cluring dengan dalang Ki Heri Prastyo lakon “Temurune Wahyu Senopati”. Selain pagelaran wayang kulit juga ada Jaranan Buto yang bertempat di lapangan Siliragung.
Dalam rangka Bersih Desa Siliragung mengundang Forpimka Siliragung Koramil, Kapolsek setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga sekitar, Jum’at ( 18/07/2025 ).
Kades Siliragung menyampaikan,” Kegiatan Bersih ini pemerintah Desa mengadakan Tasyakuran dengan pagelaran Wayang Kulit dan jarana Buto. Kegiatan tersebut dilaksanakan dilapangan Siliragung.
Lebih lanjut,” Dengan lakon “Tumurune Wahyu Senopati” dalam bahasa Jawa berarti “turunnya wahyu kesatria” atau “turunnya wahyu pemimpin perang”. Istilah ini merujuk pada suatu keyakinan atau mitos tentang datangnya karunia atau anugerah yang menjadikan seseorang memiliki sifat-sifat kepemimpinan, keberanian, dan kemampuan untuk memimpin dalam situasi sulit, khususnya dalam konteks peperangan atau perjuangan.
Dan, wahyu adalah anugerah atau karunia ilahi yang diberikan kepada seseorang. Ia bukan sesuatu yang bisa dicari atau didapatkan melalui usaha semata, melainkan sesuatu yang diberikan dari atas.
Senopati adalah istilah dalam bahasa Jawa yang berarti “panglima” atau “pemimpin perang”. Dalam konteks budaya Jawa, seorang senopati tidak hanya memiliki kemampuan militer, tetapi juga memiliki kebijaksanaan, keberanian, dan integritas.
Tumurun:
Tumurun berarti “turun”. Dalam hal ini, “tumurune wahyu senopati” berarti turunnya wahyu yang menjadikan seseorang memiliki sifat-sifat kepemimpinan seorang senopati.
Jadi, secara keseluruhan, “Tumurune Wahyu Senopati” merujuk pada keyakinan bahwa ada kekuatan supranatural yang memberikan karunia kepemimpinan dan kemampuan untuk memimpin, terutama dalam situasi yang membutuhkan keberanian dan strategi.
Yang mendapatkan wahyu tersebut dan menjadi pemimpin yang bijaksana, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur tentang kepemimpinan dan pentingnya memiliki sifat-sifat terpuji,”jelasnya.
Dengan harapan,”Semoga kegiatan Bersih Desa ini membawa manfaat yang lebih baik untuk masyarakat. Selain itu masyarakat lebih meningkat ekonominya dan sejahtera, serta menjaga keharmonisan antar umat beragama maka akan muncul kesadaran masyarakat yang kondusif,” pungkas Paino Hadipranoto orang no 1 Desa Siliragung.
Pewarta ( Juono )




