Payakumbuh – starbpknews.id –Sebuah surat pemberitahuan dari Walikota Payakumbuh kepada DPRD Kota Payakumbuh menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Surat yang berisi pemberitahuan terkait kebakaran di Pasar Pusat Pertokoan Blok Barat itu, ternyata memuat kesalahan fatal pada tanggal kejadian.
Dalam surat berkop Walikota Payakumbuh yang ditujukan kepada Ketua DPRD Kota Payakumbuh, disebutkan bahwa kebakaran terjadi pada tanggal 25 September. Padahal, menurut catatan dan ingatan masyarakat, kebakaran tersebut terjadi pada tanggal 26 Agustus.
Kesalahan ini sontak menuai reaksi keras dari berbagai tokoh masyarakat. Salah seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya mengaku malu dan menggeleng-gelengkan kepala saat membaca surat tersebut.
“Apakah Bapak Walikota menandatangani surat ini tanpa membacanya terlebih dahulu? Jangan asal tanda tangan saja, Pak. Seharusnya dibaca dulu,” ujarnya dengan nada kecewa.
Ia menambahkan, ketidakakuratan tanggal kejadian kebakaran ini menimbulkan pertanyaan besar. “Emang betul bukan Bapak yang membuat surat ini, Bapak cuma memberi tanda tangan saja? Seharusnya Bapak baca dong surat tersebut. Apa pikiran Bapak waktu itu sudah di perantauan (Pekanbaru), jadi tidak sempat membaca surat tersebut? Kok lah di Pokan Baru pangana,” sindirnya.
Kesalahan dalam surat resmi ini dianggap sebagai bentuk kelalaian dan kurangnya perhatian dari pihak terkait. Masyarakat berharap, kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi Walikota Payakumbuh dan jajarannya agar lebih teliti dan cermat dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan.
( Red )



