Bitung, starbpknews.id- Tim Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri turun langsung ke Polres Bitung untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap kualitas kendaraan dinas operasional yang menjadi tulang punggung mobilitas anggota di satuan kewilayahan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian di Polda Sulut dan jajaran polresnya, yang dilaksanakan mulai 14 hingga 17 Juli 2025.
Pada Selasa (15/7/2025), proses evaluasi berlangsung di Ruang ED Polres Bitung. Wakapolres Bitung, Kompol Jh. Daniel Korompis, SE., mendampingi langsung tim peneliti. Turut hadir sebagai peserta Kasat Binmas AKP Petrus Katiandagho, Kasat Sabhara IPTU Nyoto, beserta sejumlah anggota Sabhara dan Babhinkamtibmas.
Tim peneliti Puslitbang Polri yang hadir dipimpin oleh Kombes Pol Muhammad Budi Ariyanto, S.I.K., M.H., dengan anggota Pembina Tk. I Ahmad Munif, S.H., M.Si., dan Penata Tk. I Mulyanto, S.E. Mereka juga didampingi Peneliti Kepolisian Madya Kombes Pol Michael Mumbuan, S.I.K., serta narasumber dari BRIN, Drs. Ary Wahyono, M.Si. Pengumpulan data dilakukan melalui dua cara utama: pengisian kuesioner online oleh responden internal Polri pengguna kendaraan dinas, dan wawancara mendalam (indepth interview) dengan informan berpengalaman.
Kendaraan operasional kepolisian memang dirancang khusus untuk mobilitas tinggi, kecepatan, dan ketangguhan di berbagai medan. Dilengkapi sirene, lampu rotator, serta sistem komunikasi canggih, kendaraan ini vital untuk patroli, pengawalan, pengejaran, dan penanganan darurat. Warna dan lambangnya yang mencolok juga menjadi simbol otoritas negara. Namun, tim Puslitbang mengidentifikasi sejumlah tantangan signifikan dalam pengoperasiannya.
Permasalahan yang dihadapi mencakup kerusakan mesin dan tantangan perawatan rutin, ketidakcocokan jenis kendaraan dengan kondisi geografis wilayah tertentu, serta keterbatasan anggaran yang mempengaruhi perawatan dan pengadaan. Selain itu, ditemui pula isu keamanan kendaraan, keterbatasan infrastruktur jalan yang menghambat kinerja, kebutuhan akan teknologi lebih mutakhir, kapasitas kendaraan yang terkadang tidak memadai, serta dampak buruk kondisi cuaca ekstrem dan medan yang sulit.
Penelitian bertajuk “Evaluasi Kualitas Kendaraan Dinas Operasional Kepolisian di Satuan Kewilayahan” ini secara khusus bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kondisi aktual kendaraan dinas pada fungsi Binmas dan Samapta di lapangan. Lebih lanjut, penelitian ini juga dirancang untuk merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas armada operasional tersebut.
Kegiatan ini bukan hanya evaluasi teknis, melainkan juga mendukung pilar Teknologi, Infrastruktur, dan Logistik dalam Grand Strategis Polri 2025–2045. Puslitbang berkomitmen memberikan rekomendasi konkret untuk pemeliharaan berkala, peningkatan keamanan, dan pengadaan kendaraan yang sesuai kebutuhan, khususnya untuk Binmas dan Samapta, sejalan dengan program modernisasi alat material khusus (Almatsus) berdasarkan standar Minimum Essential Police Equipment (MEPE).
Kegiatan penelitian di Polres Bitung pada hari itu berjalan lancar dan berakhir dalam keadaan kondusif pada pukul 12.30 Wita. Hasil evaluasi di Bitung dan 10 Polda sampel lainnya diharapkan memberikan peta jalan perbaikan yang komprehensif bagi kesiapan operasional kendaraan dinas Polri di seluruh Indonesia.(Welly Mamonto)




