Bandar Lampung,Starbpknews.id ; Kecil jadi kawan besar jadi lawan itu salah satu bahasa kias untuk pemberi kehidupan dan pengambil kehidupan yaitu AIR.
Ketum Himatra Taufik Hidayatullah mengucapkan selamat kepada Bunda Eva dan Deddy Amarullah telah dilantik kembali menjadi Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung Periode 2025 s.d 2030.
Namun Ketum Himatra Taufik Hidayatullah menyoroti persoalan Banjir di Bandar Lampung, yang tak usai usai dan ini menjadi PR yang tak selesai dari sang Walikota di periode ke dua nya.
Bunda Eva sebenarnya merasakan tidak ya keluhan,ketakutan masyarakat jika hujan turun,sebab sampai dengan saat ini belom ada solusi pasti yang di berikan.
Walikota harus fokus agar kota bandar Lampung ini tidak banjir lagi.
Saya akui soal Banjir banyak element yang terlibat :
1: Kesadaran semua element masyarakat,exekutif,legeslatif bergerak bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan,apalagi di sungai besar maupun kecil.
2: Kesadaran pengusaha yang bergerak di bidang Tambang dan Properti untuk tidak merubah asli alam atau jangan merusak alam dengan merubah nya menjadi perumahan apalagi tambang parah nya ilegal.
3: Perencanaan dan pelaksanaan projek tata kelola ruang publik harus profesional salah satu bukti nya pembangunan Drainase terkesan aneh terlihat di jalan protokol dan lingkungan,yang mana Saluran drainase lebih tinggi dari Jalan,logika saja kita berpikir jika ruang Air lebih tinggi dari jalan kemana Air akan mengalir ? Ke tempat lebih tinggi atau rendah?
4: Anggota DPRD berikan contoh yang baik,sebab di duga salah satu pemilik Tambang Ilegal di kecamatan Sukabumi ialah salah satu Anggota DPRD Kota Bandar Lampung.
Jika Anggota dewan saja tidak memberikan contoh baik jangan salahkan yang lain ikut ikutan melakukan hal yang sama.
5: Pejabat harus berani menghentikan produksi Tambang ilegal sebab salah satu penyebab banjir ya Pengrusakan Alam secara terencana.
6: Lakukan penghijauan total di area perbukitan bila perlu bentuk tim Satgasus Sampah serta Perda tentang Lingkungan Hidup.
Lakukan itu saya yakin PR terkait Banjir di Kota Bandar Lampung dapat teratasi,masa mau periode ke dua masih gak bisa selesaikan Banjir,Jangan ” Gajah makan Nanas,Setelah Parah baru Panas”,jika ingin lebih jelas lagi,Duduk diskusi sambil ngopi.
Intinya jika kita merusak alam maka alam akan merusak kita,jadikan Alam sebagai kawan bukan Lawan.tutup taufik.




