Aceh Utara Luncurkan Program CKG, Solusi Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Lebih Sehat dan Produktif

 

Aceh Utara, starbpknews.id. – 18 Februari 2025. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara resmi meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Lhoksukon. Program ini bukan sekadar layanan kesehatan gratis, tetapi juga strategi baru dalam mendeteksi penyakit lebih dini, sehingga pencegahan dapat dilakukan sebelum kondisi memburuk.

Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi S.I.Kom (Panyang), yang meresmikan program ini, menekankan bahwa CKG adalah bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas. Dengan pemeriksaan rutin, kita bisa mengurangi risiko penyakit serius dan meningkatkan kualitas hidup warga,” ungkapnya.

Layanan Gratis yang Tidak Biasa

Berbeda dengan program kesehatan gratis lainnya, CKG di Aceh Utara memiliki tiga pendekatan unik yang dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok usia:

1. CKG Ulang Tahun – Menargetkan anak usia 0-6 tahun dan masyarakat 18 tahun ke atas, dengan pemeriksaan gratis yang berlaku dalam 30 hari setelah hari ulang tahun.

2. CKG Sekolah – Akan dimulai pada Juli 2025, menyasar anak usia 7-17 tahun melalui program skrining di sekolah-sekolah.

3. CKG Ibu Hamil dan Balita – Dilaksanakan di Puskesmas dan Posyandu sebagai upaya pemantauan kesehatan ibu dan anak secara berkala.

Pilot Project di Lhoksukon: Masih Sepi, Tapi Optimis

Puskesmas Lhoksukon menjadi lokasi pertama yang menerapkan program ini. Meski baru lima orang yang mendaftar di hari pertama, Kepala Puskesmas Lhoksukon, Ibnu Khaldun, M.Si, tetap optimis bahwa angka partisipasi akan meningkat seiring dengan sosialisasi lebih lanjut.

“Hari ini memang baru lima orang yang mendaftar, tapi ini baru awal. Kami berharap semakin banyak warga yang memanfaatkan kesempatan ini,” ujarnya.

Bukan Sekadar Cek Kesehatan, Tapi Membangun Budaya Sehat

Program CKG tidak hanya sekadar layanan pemeriksaan, tetapi juga langkah awal dalam membangun budaya hidup sehat di Aceh Utara. Dengan deteksi dini penyakit seperti stroke, jantung, kanker, serta pemeriksaan kesehatan mental dan fisik, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya kesehatan sebelum terlambat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara optimis bahwa dengan kolaborasi antara tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, dan sektor swasta, CKG dapat menjadi model layanan kesehatan gratis yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.

“Kesehatan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi tanggung jawab kita semua,” pungkas Wakil Bupati. [Muliadi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *