PAYAKUMBUH –starbpknews.id — Pondok Pesantren dan MTs Syekh Ibrahim Harun menggelar acara puncak wisuda tahfidz Al-Qur’an, pelepasan santri kelas IX, serta pentas seni pada Selasa, 12 Mei 2026. Acara yang berlangsung di lingkungan pondok pesantren ini berjalan khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh para tokoh masyarakat, pejabat, orang tua santri, serta seluruh sivitas akademika yayasan.
Kegiatan dimulai dengan pembukaan resmi, dilanjutkan dengan penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai wujud cinta tanah air. Suasana semakin sakral saat dibacakan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah, serta doa bersama memohon keberkahan bagi seluruh rangkaian acara dan para santri.
Dalam kesempatan itu, sambutan pertama disampaikan Kepala Madrasah, Bapak Dasrul Fauzi, S.Ag., M.Pd. Beliau mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan atas pencapaian besar yang telah diraih para santri selama menempuh pendidikan. “Ini bukan sekadar kelulusan atau penyelesaian hafalan, melainkan bukti ketekunan, kesabaran, dan komitmen santri dalam menuntut ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu umum. Semoga bekal ini menjadi cahaya yang menuntun langkah mereka ke depan,” ujarnya.
Selanjutnya, sambutan juga disampaikan oleh perwakilan Komite MTs dan Pimpinan Pondok Pesantren, Bapak Drs. H. Zunijar Ibrahim. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendidik, orang tua, dan seluruh pihak yang telah setia mendukung perkembangan pendidikan dan pembinaan karakter di yayasan ini. Beliau berharap seluruh lulusan nantinya mampu menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bermanfaat bagi masyarakat, serta senantiasa menjaga nama baik almamater ke mana pun mereka melangkah.
Wakil Wali Kota Payakumbuh, Bapak Elzadaswarman, SKM., MPPM., hadir secara khusus dan memberikan sambutan hangat sekaligus apresiasi tinggi. Beliau menilai peran Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harun sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan yang memadukan nilai agama dan budaya. “Pendidikan di pesantren adalah pondasi kuat bagi pembangunan karakter bangsa. Kami berharap lulusan di sini tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas, beriman, dan mampu membawa kemajuan bagi daerah dan negara,” tegasnya.
Ketua LKAAM Kota Payakumbuh juga menyampaikan pesan mendalam, menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur agama dan budaya Minangkabau di tengah derasnya arus perkembangan zaman. Sementara itu, Pengawas Madrasah memberikan apresiasi atas kualitas pembelajaran dan pembinaan karakter yang diterapkan di yayasan ini, yang dinilai selaras dan mendukung tujuan pendidikan nasional.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh turut hadir melalui perwakilan staf PDPP, yang menyampaikan dukungan penuh lembaga terhadap penyelenggaraan pendidikan berbasis pesantren. Kehadiran Bundo Kanduang juga menambah kehangatan dan kekhasan suasana acara, memberikan dukungan moral serta pesan agar para santri tetap menjaga adat istiadat, nilai kekeluargaan, dan sopan santun di mana pun berada.
Momen paling berkesan dan mengharukan terjadi saat prosesi wisuda tahfidz, di mana para santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an menerima penghargaan dan ucapan selamat secara langsung, disusul sesi foto bersama para pengurus dan tamu undangan. Selanjutnya, prosesi pelepasan santri kelas IX berlangsung penuh haru, diiringi doa tulus dan harapan besar dari para guru serta orang tua agar mereka senantiasa sukses dan berprestasi saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Di sela-sela acara, tampilan hiburan menampilkan beragam bakat santri, mulai dari seni baca puisi, qasidah, hingga pertunjukan seni budaya yang memukau. Puncak acara ditutup dengan pentas seni yang menampilkan kreativitas dan kemampuan seni yang telah diasah para santri selama menempuh pendidikan di pesantren.
Ketua Yayasan Syekh Ibrahim Harun dalam sambutan penutupan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya kegiatan besar ini dengan lancar dan khidmat. “Semoga setiap langkah santri kami ke depan senantiasa dalam lindungan Allah SWT, menjadi anak-anak yang berbakti kepada orang tua, agama, nusa, dan bangsa,” pungkasnya.
Acara ini menjadi bukti nyata komitmen Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harun dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh imannya, berbudi pekerti luhur, dan senantiasa mencintai serta menjunjung tinggi budaya bangsa.
( Tim )




