Ketapang,starbpknews.id–kalbar 11 Agustus 2026 Kepala Desa Mekar Utama, Hasbuna, memimpin langsung pelaksanaan rapat koordinasi yang digelar untuk membahas permasalahan mendesak terkait ketersediaan air bersih yang semakin berkurang akibat berkepanjangannya musim kemarau.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari PT BGA, PT WHW AR, serta para tokoh masyarakat Sukaria, guna menyatukan pandangan dan mencari langkah nyata bagi kesejahteraan warga.
Musim kemarau yang berlangsung cukup lama telah membawa dampak nyata bagi kehidupan masyarakat di Dusun Silingan, wilayah Sukaria. Berbagai sumber air yang selama ini menjadi tumpuan warga mulai mengalami penyusutan yang cukup signifikan.
Sebagian sumur warga mulai surut, sementara mata air yang ada tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius, mengingat air bersih adalah kebutuhan paling dasar yang tidak dapat ditawar-tawar lagi bagi kelangsungan hidup masyarakat.
Merespons keadaan tersebut, Kepala Desa Mekar Utama menginisiasi pertemuan ini sebagai langkah cepat dan tanggap. Dalam suasana yang penuh keterbukaan dan kebersamaan, seluruh pihak yang hadir saling bertukar pandang dan menyampaikan pandangan.
Pemerintah desa menyampaikan gambaran kondisi riil yang terjadi di lapangan, sekaligus menyampaikan aspirasi dan harapan masyarakat.
Sementara itu, pihak perusahaan menyimak dengan penuh perhatian, menyampaikan kesiapan untuk turut berkontribusi, dan membahas berbagai kemungkinan bentuk bantuan yang dapat diberikan sebagai wujud kepedulian serta tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Para tokoh masyarakat yang hadir juga turut menyampaikan suara warga, harapan, serta kendala-kendala yang dirasakan sehari-hari. Pertemuan ini pun menjadi bukti bahwa persoalan yang dihadapi warga bukanlah beban satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama yang harus diselesaikan dengan kepala dingin, kebersamaan, dan semangat kekeluargaan.
Tidak ada saling menyalahkan, yang ada hanyalah keinginan kuat untuk mencari solusi terbaik demi meringankan beban masyarakat.
Berbagai usulan dan gagasan pun mengalir dalam pembahasan. Mulai dari langkah penanganan darurat berupa pengadaan dan penyaluran bantuan air bersih guna memenuhi kebutuhan mendesak warga, hingga pembahasan langkah-langkah jangka panjang agar di masa mendatang, apabila musim kemarau kembali datang, warga tidak lagi mengalami kesulitan yang sama.
Segala kemungkinan dibahas secara wajar, proporsional, dan tetap memperhatikan kemampuan serta ketentuan yang berlaku di masing-masing pihak.
Kepala Desa Mekar Utama, Hasbuna, dalam arahannya menyampaikan bahwa pertemuan ini adalah awal dari langkah bersama. Beliau menegaskan bahwa kehadiran pihak perusahaan dan para tokoh masyarakat dalam satu ruangan ini adalah bukti adanya kepedulian yang tulus.
Oleh karena itu, diharapkan dari pertemuan ini akan lahir kesepakatan yang nyata, yang tidak sekadar menjadi pembicaraan di meja rapat saja, melainkan segera diwujudkan dalam tindakan yang dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat di Dusun Silingan, Sukaria.
Pihak perusahaan pun menyampaikan komitmennya untuk terus menjalin hubungan yang harmonis dan saling mendukung bersama masyarakat sekitar.
Segala bentuk bantuan yang akan disalurkan diharapkan dapat meringankan beban warga, sekaligus menjadi jembatan yang semakin mempererat tali persaudaraan antara perusahaan dengan masyarakat Desa Mekar Utama pada umumnya, dan wilayah Sukaria pada khususnya.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh kesepakatan yang telah dibahas dapat segera ditindaklanjuti. Langkah-langkah penyaluran bantuan air bersih dapat segera terlaksana, sehingga warga tidak lagi bersusah payah mencari air di tengah teriknya panas matahari.
Semoga kebersamaan dan kepedulian yang terjalin saat ini membawa berkah, menjauhkan warga dari segala kesulitan, dan menjadi fondasi kuat bagi terciptanya lingkungan yang damai, sejahtera, dan selaras antara masyarakat, pengelolaan alam, serta kehadiran perusahaan di wilayah ini.
Sumber : Pemdes Mekar Utama
Penulis : Natalius




