Rahmaninol: Tingkatkan Disiplin dan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem di Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota, — starbpknews.id — Senin, 13 Oktober 2025 – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lima Puluh Kota, Ramaninol, menegaskan komitmennya dalam meningkatkan disiplin dan kesiapsiagaan jajaran ASN untuk menghadapi potensi bencana alam.

Rahmaninol memulai hari kerjanya dengan menekankan pentingnya disiplin bagi seluruh ASN BPBD Lima Puluh Kota. “Kami terus berupaya menanamkan nilai-nilai disiplin, terutama terkait waktu dan tanggung jawab. Ini adalah fondasi penting dalam menjalankan tugas kebencanaan,” ujarnya.

Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki kerentanan tinggi terhadap banjir, longsor, dan angin kencang, terutama di tengah cuaca ekstrem. Menyadari hal ini, BPBD Lima Puluh Kota telah mengambil sejumlah langkah proaktif:

1. Pemantauan Intensif: BPBD secara rutin memantau perkembangan cuaca melalui berbagai sumber informasi meteorologi. Data ini digunakan untuk memprediksi potensi bencana dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat.

2. Koordinasi Lintas Sektor: BPBD aktif berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk pemerintah daerah, TNI/Polri, dinas kesehatan, dan relawan. Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan respons cepat dan efektif saat terjadi bencana.

3. Sosialisasi dan Edukasi: BPBD gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang potensi bencana dan cara-cara mitigasinya. Kegiatan ini meliputi penyuluhan, simulasi, dan pemasangan rambu-rambu peringatan di daerah rawan bencana.

4. Peningkatan Kapasitas: BPBD terus meningkatkan kapasitas personelnya melalui pelatihan dan simulasi penanganan bencana. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa tim BPBD memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai untuk merespons bencana secara profesional.

5. Penyediaan Logistik: BPBD menyiapkan logistik yang memadai, seperti tenda, selimut, makanan, dan air bersih, untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi saat terjadi bencana.

“Kesiapsiagaan adalah kunci. Kami berharap dengan langkah-langkah yang telah kami lakukan, dampak dari bencana dapat diminimalkan,” pungkas Rahmaninol. BPBD Lima Puluh Kota mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dalam upaya pengurangan risiko bencana.

( mahwel )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *