Santi Lewer menilai pernyataan oknum HRD di media sosial telah melukai masyarakat Pulau Obi dan mencoreng nama baik perusahaan.
Halsel, Senin 25/05/2026
Tokoh perempuan muda asal Obi, Santi Lewer, angkat bicara terkait isu yang beredar di media sosial yang diduga dilakukan oleh oknum HRD PT Harita di Pulau Obi.
Dalam keterangannya kepada media starbpknews.id Santi menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan hanya menimbulkan keresahan warga, namun juga dapat merusak nama baik perusahaan yang selama ini dinilai baik oleh masyarakat Kawasi.
“PT Harita adalah perusahaan yang baik dan selalu menjaga kerukunan di Pulau Obi. Jangan sampai ada oknum yang membuat masyarakat tersinggung dengan pernyataan yang tidak pantas,” ujar Santi.
Santi juga menegaskan dirinya adalah putri asli Obi dan merasa tersinggung atas pernyataan yang menyebut Pulau Obi sebagai tanah kosong.
“Saya asli Obi. Mama saya lahir di Obi, papa saya juga lahir di Obi. Obi punya kontribusi besar bagi daerah dan negara. Jadi kalau ada oknum HRD yang mengatakan Pulau Obi tanah kosong, itu sangat keterlaluan,” tegasnya.
Ia berharap pimpinan pusat PT Harita segera mengambil langkah tegas terhadap oknum tersebut agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.
“Pimpinan pusat PT Harita harus memberikan efek jera kepada oknum tersebut supaya ke depan tidak ada lagi hal seperti ini,” Obi bukan tanah kosong Obi punya warga tutup.Santi Lewer.
FS
Media starbpknews id.




