Banyuwangi starbpknews.id.__, Blimbingsari – Dalam rangka memperingati Hari Besar Islam Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, masyarakat Dusun Gumuk Agung, Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari menggelar perhelatan tradisi lokal “Festival Jodang” (arak-arakan miniatur masjid) pada Kamis (27/08/2026).
Kegiatan yang berpusat di halaman Masjid Baiturrahman tersebut berlangsung meriah dan hikmat dengan pengamanan ketat dari Babinsa Desa Watukebo, personel Bhabinkamtibmas, serta unsur pengamanan terkait.
Acara tradisi kebudayaan dan keagamaan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M.Si., beserta jajaran pemerintah daerah. Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi Gede Sudro Wicana, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dr. A. Taufik Rohman, M.Si., M.Pd., Camat Blimbingsari Teddy Radiansyah, S.STP., Kapolsek Rogojampi Kompol Imron, perwakilan Danlanal Banyuwangi Letttu Laut (P) Sugeng, serta Danramil 0825/12 Rogojampi yang diwakili Sertu Widi Hidayat.
Rangkaian acara diawali pada pukul 13.00 WIB dengan penyambutan Wakil Bupati Banyuwangi beserta rombongan, dilanjutkan penyerahan santunan kepada anak yatim/piatu, pertunjukan seni tari Kuntulan dari siswa-siswi SMPN 1 Blimbingsari, serta doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz H. Asrori.
Kepala Desa Watukebo, Hj. Sribunik Eka Diana, S.Pd., dalam laporkan penyambutannya menyampaikan rasa bangga atas kelestarian tradisi Festival Jodang yang menjadi salah satu kearifan lokal kebanggaan warga Desa Watukebo.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi H. Mujiono, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh elemen masyarakat yang konsisten menjaga tradisi budaya bernafaskan Islam tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengapresiasi dan akan terus mendukung setiap kegiatan kebudayaan serta keagamaan masyarakat yang positif di seluruh wilayah Banyuwangi. Ini merupakan bagian dari kekayaan tradisi yang mempererat tali silaturahmi warga,” ujar Wakil Bupati.
Acara dilanjutkan dengan atraksi dan penilaian karya seni miniatur masjid (jodang) yang diikuti oleh perwakilan RT/RW serta dusun se-Desa Watukebo.
Di tempat terpisah, Babinsa Desa Watukebo Sertu Widi Hidayat menegaskan bahwa keterlibatan personel Babinsa bersama Bhabinkamtibmas (Aiptu Hartoyo) dan pihak keamanan adalah untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan kemasyarakatan berjalan lancar, tertib, dan kondusif.
Seluruh rangkaian perhelatan Festival Jodang Desa Watukebo berakhir pada pukul 15.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan penuh kedamaian.
( Red Jwn BPK )




