Pemkab Sudah Siapkan 8.000 Hektar Lahan untuk Dioptimalkan

Kukar, starbpknews.id – menemui Bupati Edi Damansyah, dalam kegiatan peningkatan luas tanam pada bulan Maret ini khususnya, ” kata Inti Pertiwi Nashwari.

Menurut Inti Pertiwi, berdasarkan data saat ini kondisi tanam di Kalimantan Timur khususnya Kukar belum optimal, dibandingkan kondisi dua tahun sebelumnya, namun menurutnya hal tersebut dikarenakan adanya pergeseran musim tanam.

“Jadi kalau biasanya puncak tanam itu ada di bulan Oktober dan November, saat ini bergeser ke bulan Desember, Januari sehingga puncak tanam selanjutnya mungkin akan ada di bulan April atau Mei,” ungkap Inti Pertiwi.

Inti Pertiwi berharap melalui audiensi tersebut, akan ada dukungan seluruh pihak khususnya di jajaran Pemkab Kukar, dalam rangka berkolaborasi bersama Kementerian Pertanian RI, guna meningkatkan LTT komoditas padi khususnya pada bulan Maret, April, dan Mei tahun 2025 ini.

Pada kesempatan tersebut, Edi Damansyah mengusulkan kepada Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian terkait luasan lahan sekitar 2.400 hektar, yang akan menjadi lokasi program LLT komoditi padi tersebut, ada kawasan yang dilakukan kolaborasi khususnya kawasan eksisting yang telah ditetapkan oleh Pemkab Kukar.

“Karena memang sumber daya petani kita kalo dilihat dari statistik Kutai Kartanegara itu, se Kaltim itu rumah tangga petaninya paling tinggi menurun itu di Kutai Kartanegara, hampir 13 persen, karena memang petaninya sudah tua-tua,” jelas Edi Damansyah.

Penulis Hn Gea

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *