PELATIHAN TERTIB ORGANISASI DAN ADMINISTRASI (TODA) SERTA SIM PERKEMI PROVINSI SUMSEL 2026*

‎*Palembang -*, Bertempat di aula KONI Sumatera Selatan, Jl. Jendral Sudirman Palembang. Pengprov Perkemi Sumsel Gelar Pelatihan tertib organisasi dan administrasi Shorinji Kempo dan penggunaan aplikasi SIMPERKEMI yang pertama di Sumatera Selatan tahun 2026 (17/01/2026).

‎Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama satu hari penuh ini diikuti 30 peserta dari 6 Pengkab-Pengkot serta perwakilan Pengdo, dibuka secara resmi oleh Sekertaris Umum KONI Sumsel, Tubagus Sulaiman. Hadir pula utusan sekaligus nara sumber dari Pengurus Besar PERKEMI, M Taufik Saleh, S.Si. (Wasekjen 3 PB), dan Ketua Umum Perkemi Pengprov Sumatera Selatan, Meidi Rafi Andi selaku tuan rumah.

‎Dalam sambutannya, Tubagus Sulaiman mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting guna meningkatkan kualitas SDM organisasi Perkemi di Sumsel. Cabor membutuhkan pengurus yang berkualitas, berdedikasi dan bermental positif sebagai bentuk pengabdiannya agar organisasi dapat berjalan lancar dan sehat.

‎”Organisasi adalah wadah pengabdian. Persoalan di cabor utamanya mentality berfikir positif atau tidak, dan Pengurus cabor butuh orang berdedikasi baik secara finansial maupun waktu. Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan SDM pengurus dalam suatu organisasi” ujarnya tegas di hadapan peserta.
‎Dukungan dan sambutan Sekum KONI Sumsel menjadi pemicu semangat peserta dalam menjalani pelatihan.

‎Meidi Rafi Andi selaku Ketum Perkemi Sumsel menekankan bahwa pelatihan Tertib Organisasi dan Administrasi serta SIMPERKEMI sangat baik buat regenerasi penerus, organisasi yang sehat juga dapat menunjang prestasi, dan wajib mengetahui dan mempelajari SIMPERKEMI sebagai tools pengelolaan administrasi dan database Perkemi yang sudah tertata rapih, status kenshi sampai iuran dapat diketahui secara langsung dan transparan” tegasnya.

‎”Oleh karna itu diperlukan regenerasi kepemimpinan di organisasi untuk penguasaan teknik dan administrasi harus balance, dan mulai 2026 harap iuran kenshi ditertibkan kembali oleh pengdo dan pengcab”. Papar Meidi diakhir kata sambutannya dihadapan seluruh peserta.

‎M. Taufik Saleh selaku narsum PB PERKEMI saat diwawancara menyampaikan “Pelatihan TODA dan SIMPERKEMI yang diselenggarakan oleh Pengprov Sumsel ini sangat baik sekali guna meningkatkan SDM pengurus Cabang dan Dojo agar lebih mengetahui dan memahami majamemen administrasi PERKEMI sesuai AD/ART dan TODA yang sudah berjalan dan perubahan kedepan sesuai yang dicanangkan PB Perkemi. Diaharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, pengelolaan organisasi pengurus cabang dan dojo lebih meningkat dan lancar lagi seiring visi dan misi Pengprov Sumsel dan PB Perkemi” ujarnya dengan penuh harap.

‎Perwakilan peserta utusan dari Kab. Muara Enim, Arif Fahdila, memberikan kesan positif bagi Pengprov Sumsel yang mampu menggelar acara pelatihan ini guna meningkatkan pengetahuan bagi Cabang dan Dojo dalam menjalankan roda organisasi di wilayah Sumsel.
‎”Kami sebagai peserta sangat berterimakasih atas upaya Ketum Pengprov Sumsel yang telah berdedikasi menyelenggarakan pelatihan ini guna menambah wawasan dan pengetahuan kami dalam menjalankan roda organisasi terutama untuk kabupaten kami sendiri” ungkapnya setelah acara pelatihan selesai.

‎Informasi dari penyelenggara, acara diikuti oleh 30 peserta dari 6 Perkemi Pengkab-Pengkot dan Perkemi Pengdo se wilayah Sumsel yaitu dari :
‎1. Pengkot Palembang
‎2. Pengkot Prabumulih
‎3. Pengkab Muara Enim
‎4. Pengkab Lahat
‎5. Pengkab Ogan Ilir
‎6. Pengkab Banyuasin
‎Seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan pelatihan dari awal hingga akhir acara ditutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *