Sanggau, Polda Kalbar – Peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) diduga tabrak lari terjadi di wilayah Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Selasa pagi, 28 April 2026. Seorang pejalan kaki dilaporkan meninggal dunia setelah diduga ditabrak kendaraan yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 05.54 WIB di Jalan Raya Bodok–Sosok, tepatnya di depan pemakaman Katolik Dusun Baharu, Desa Suka Gerundi, Kecamatan Parindu. Informasi awal diterima oleh anggota piket penjagaan Polsek Parindu dari masyarakat yang melaporkan adanya korban tergeletak di lokasi kejadian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas piket Polsek Parindu segera bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban dalam kondisi tergeletak di badan jalan dan diduga telah meninggal dunia, sementara kendaraan yang diduga menabrak tidak berada di lokasi.
Korban kemudian diketahui bernama Aji Hasyim, seorang warga Dusun Bentaian II, Desa Bentaian Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Identitas korban berhasil diamankan oleh petugas bersama keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.
Berdasarkan keterangan saksi di TKP, saat kejadian sekitar pukul 05.54 WIB, saksi melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak di jalan dan tidak mengetahui secara pasti detik-detik terjadinya tabrakan. Dugaan sementara mengarah pada peristiwa tabrak lari oleh kendaraan yang melintas di jalur tersebut.
Petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap korban ke Puskesmas Pusat Damai untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan, korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat luka yang dialaminya.
Selain melakukan evakuasi, anggota kepolisian juga melaksanakan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan dan menjaga keamanan di sekitar lokasi kejadian. Proses olah TKP awal turut dilakukan sebagai bagian dari upaya penyelidikan.
Kapolsek Parindu, Iptu N. Ling, S.H., M.Sos., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil sejumlah langkah cepat dalam menangani kejadian tersebut, termasuk mendatangi TKP, mengamankan identitas korban serta saksi, dan membuat laporan resmi.
“Kami langsung merespons laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi kejadian, melakukan evakuasi korban, serta mengumpulkan data dan keterangan awal dari saksi. Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan penelusuran guna mengungkap identitas kendaraan maupun pengemudi yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Upaya koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan untuk mempercepat proses pengungkapan kasus.
Dari hasil pengamatan sementara, kondisi saat kejadian diketahui dalam keadaan cuaca cerah, dengan kondisi jalan lurus dan arus lalu lintas yang relatif sepi. Hal ini menjadi salah satu faktor yang turut dianalisis dalam proses penyelidikan.
Polsek Parindu mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Diharapkan, partisipasi masyarakat dapat membantu mengungkap kasus dugaan tabrak lari ini secara terang dan memberikan kepastian hukum. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_




