Kubu Raya, starbpknews— Kalbar Pada tanggal 07 Januari 2021,terjadi dugaan Unsur penipuan yang di lakukan oleh PLN Kubu raya yang merugikan konsumen di saat pertama kali melakukan pengisian voucher listrik sebesar Rp 500.000 di Gudang Ceria yang ber alamat di Gg. Ceria 1 No. B11 untuk IDPEL: 211001651419 dan Atas Nama Rita Syamsiar. Pada pengisian pertama kali,
meteran listrik tidak menunjukan masalah apapun dan pada saat melakukan pengisian token listrik pun tidak ada kendala apapun.
(berhasil melakukan pengisian voucher listrik sebesar Rp 500.000).
Pada tanggal 13 Januari 2022, listrik di Gudang Ceria padam, karena kehabisan voucher listrik.
Jam 12.40 Luwin Andrian membeli voucher listrik sebesar Rp 100.000 di aplikasi shopee (pribadinya) waktu.
saat pengisian ke meteran listrik selalu gagal. Setelahnya Jam 15.00 Luwin Andrian membeli voucher listrik Kembali sebesar Rp 20.000 (ber asumsi mungkin kode token listrik yang dibeli sebelumnya bermasalah) dan voucher Rp 20.000 dicoba isi kembali tetapi tetap gagal.
Pada tanggal 19 Januari 2022, Pak Simon (Pemilik Gedung) menyuruh karyawannya atas nama Pak Riyadi untuk datang ke Gudang Ceria melakukan pengecekan.
Setelah di liat kondisi oleh Pak Riyadi, Pak Riyadi langsung melakukan komunikasi dengan pihak Teknisi PLN bernama Pak Is (kenalan Pak Riyadi, petugas aktif PLN, Kubu Raya).
Pada tanggal 20 Januari 2022, Pak Riyadi melakukan komunikasi kembali dengan Teknisi PLN Pak Is, memintanya untuk datang ke Gudang Ceria untuk melakukan pemeriksaan.
Sekitar jam 12.12 Wib info dari Pak Riyadi menginformasikan bahwa Teknisi PLN Pak Is, sedang melakukan pemeriksaan di daerah kota.
Teknisi PLN Pak Is hanya memberitahu sekilas bahwa ada terindikasi dulu pernah ada pengajuan pergantian kepala meteran baru tetapi tidak pernah ditindaklanjuti.
Pada tanggal 22 Januari 2022, Pak Riyadi melakukan komplen melalui aplikasi PLN Mobile, menyatakan bahwa meteran listrik di Gudang Ceria tidak bisa diisi voucher dan tidak ada listrik, KCP gagal.
Teknisi PLN Pak Is datang ke Gudang Ceria untuk melakukan pemeriksaan dan menginformasikan bahwa untuk masalah ini, Teknisi PLN Pak Is terlebih dahulu harus melaporkannya ke Kantor Pusat.
Jadi Teknisi PLN Pak Is, melakukan jumper sementara, agar listrik di Gudang Ceria bisa digunakan kembali.
Pada tanggal 26 januari 2022, kondisi listrik di Gudang Ceria (masih menyala), masih menggunakan jumper sementara yang dipasang oleh Teknisi PLN Pak Is, sambil menunggu pemeriksaan atau info lebih lanjut dari Kantor Pusat.
Sumber : Awak Media Online
Penulis : Syarif Syukur

