Banyuwangi Starbpknews.id.__, Dentuman semangat kemerdekaan menggema di setiap sudut Dusun Plosorejo RT/ RW 03/06, Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Tepat pada Sabtu, 15 Agustus 2026, suasana dusun mendadak berubah meriah, penuh warna, dan sarat akan pekik kemenangan.
Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia yang dihelat oleh para pemuda setempat sukses menjadi pusat perhatian publik, menghadirkan gelora kebangsaan yang menyatukan seluruh elemen masyarakat dari berbagai usia.
Di balik suksesnya perhelatan akbar bertajuk “Pesta Rakyat Plosorejo” ini, berdiri sosok pemuda penggerak yang mendedikasikan tenaga dan pikirannya, Yogi. Sebagai tokoh pemuda setempat yang dikenal visioner dan dekat dengan warga, Yogi bersama jajaran panitia pemuda Dusun Plosorejo merancang acara ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebuah momentum kebangkitan kebersamaan pasca-pandemi dan dinamika sosial modern.
Momen Merajut Kembali Eratnya Tali Persaudaraan
Sejak pagi buta, lapangan utama Dusun Plosorejo telah dipadati oleh warga yang antusias.
Anak-anak, remaja, hingga para sesepuh desa tumpah ruah memadati area perlombaan. Udara pagi yang sejuk di kawasan dusun Plosorejo kian hangat dengan sorak-sorai penonton yang memberikan dukungan penuh kepada para peserta lomba.
Dalam sambutannya di tengah kemeriahan acara, Yogi mengungkapkan bahwa esensi utama dari perlombaan 17-an ini adalah merawat warisan luhur para pendiri bangsa: gotong royong dan persatuan.
“Kemerdekaan hari ini adalah buah dari pengorbanan darah dan air mata para pahlawan. Tugas kita di tingkat dusun adalah merawat kemerdekaan itu dengan merajut kerukunan, merawat kebersamaan, dan menumbuhkan sportivitas. Lomba-lomba ini hanyalah media, tetapi esensi utamanya adalah tawa bersama, rukun bersama, dan rasa memiliki terhadap Dusun Plosorejo,” tutur Yogi dengan penuh semangat di hadapan ratusan warga.
Yogi juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif para pemuda dalam kepanitiaan adalah bukti nyata bahwa estafet kepemimpinan dan rasa cinta tanah air di Desa Kaliploso berada di tangan yang tepat.
Deretan Lomba Kreatif dan Gelak Tawa Tanpa Henti
Panitia pelaksana di bawah komando para pemuda Dusun Plosorejo tidak tanggung-tanggung dalam menyajikan variasi perlombaan. Menggabungkan unsur kearifan lokal, ketangkasan fisik, dan kerja sama tim, setiap mata lomba berhasil mengundang gelak tawa penonton.
Kemeriahan tersebut terangkum dalam beberapa agenda utama:
Lomba Tradisional antara lain, Lomba makan kerupuk gantungan.
Apresiasi Tinggi dari Warga dan Pemerintah Desa
Kesuksesan acara yang dilangsungkan pada tanggal 15 Agustus 2026 ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari warga Desa Kaliploso. Kolaborasi apik antara swadaya masyarakat, dukungan tokoh masyarakat, serta kepemimpinan lapangan yang solid dari Yogi membuktikan bahwa sinergi sosial di Dusun Plosorejo terjalin sangat erat.
Salah satu tokoh warga setempat menyampaikan rasa bangganya terhadap inisiatif para pemuda. Menurutnya, figur seperti Yogi telah berhasil menghidupkan kembali ruh gotong royong yang sempat meredup di tengah arus modernisasi.
“Kami sangat bangga dengan anak-anak muda kita, terutama Yogi yang tanggap menggerakkan warga. Acara 17-an tahun ini terasa jauh lebih hidup, meriah, dan benar-benar mempersatukan kami semua tanpa terkecuali,” ungkap salah satu sesepuh warga Dusun Plosorejo.
Dengan berakhirnya rangkaian perlombaan hingga menjelang petang, Dusun Plosorejo, Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring, tidak hanya meninggalkan kenangan manis berupa deretan nama pemenang lomba, tetapi juga menanamkan memori kolektif yang mendalam. Sebuah bukti bahwa dari akar rumput di Kabupaten Banyuwangi, denyut nadi nasionalisme dan persatuan Indonesia senantiasa berdetak kuat, tulus, dan abadi.
( Red Jwn BPK )




