MEMERIAHKAN HAKORDIA 2025 SMKN 1 DONOROJO TAMPILKAN SENDRATARI “GAGAH SANTRI” DI GASIBU SWADAYA PACITAN.

Berita – Starbpknews id

Pacitan, 6 Desember 2025
Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Gasibu Swadaya Pacitan berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan seni sendratari dari sekolah-sekolah di Kabupaten Pacitan. Salah satu penampilan yang berhasil mencuri perhatian adalah sendratari dari SMKN 1 Donorojo yang membawakan karya bertajuk “Gagah Santri.”

Sendratari ini menghadirkan perpaduan antara seni tari, teater, dan musik yang disusun dengan harmonis. Mengangkat nilai-nilai keteladanan KH. Umar Tumbu, “Gagah Santri” menggambarkan sosok santri yang gagah bukan hanya karena kekuatan fisik, tetapi karena integritas, akhlak, dan keberanian moralnya.
Sendratari ini terinspirasi dari nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh KH. Umar Tumbu, sosok yang dihormati karena keteguhan akhlaknya. “Gagah Santri” menggambarkan bahwa kegagahan seorang santri tidak hanya terletak pada keberanian, tetapi pada ketekunan dalam beribadah, kemauan untuk terus menuntut ilmu, serta kemampuan untuk menjaga hati dan perilaku terhadap siapa pun. Nilai-nilai seperti tekun le ngibadah, ngudi ilmu, dan murakati marang liyan menjadi dasar pesan karya ini, dengan keyakinan bahwa tindakan jujur akan membawa kemuliaan dan menjadi jalan kasih sayang Allah.

Cerita sendratari ini berfokus pada ujian moral seorang santri yang diberi amanah untuk menjual tumbu. Dalam perjalanannya, ia menghadapi godaan dari orang-orang yang memintanya mengambil sebagian keuntungan untuk kepentingan pribadi mereka. Konflik batin pun muncul antara menjaga amanah atau mengikuti ajakan yang dapat menjerumuskannya pada perilaku tidak jujur. Ketegangan alur berkembang hingga sang santri menyadari bahwa tindakan buruk selalu memiliki konsekuensi, namun pintu ampunan selalu terbuka bagi siapa saja yang mau kembali ke jalan yang benar. Kesadaran ini menjadi titik balik yang membawa sang santri memilih integritas sebagai pegangan hidupnya.

Seluruh pesan itu divisualisasikan dengan indah melalui gerakan tari yang ritmis, ekspresi dramatis, tata kostum tradisional, serta alunan musik pengiring yang memperkuat suasana. Penampilan “Gagah Santri” mendapat apresiasi hangat dari penonton. Meski tidak keluar sebagai juara pada gelaran tahun ini, performa mereka dinilai memiliki karakter kuat dan tetap menjadi juara di hati pendukungnya berkat kedalaman pesan dan totalitas para penampil.
Walaupun SMKN 1 Donorojo belum berhasil meraih gelar juara pada tahun ini, antusiasme dan tepuk tangan penonton membuktikan bahwa mereka tetap juara di hati. Semangat, totalitas, dan ketekunan latihan yang ditunjukkan para siswa meninggalkan kesan mendalam bagi para hadirin.

Penampilan “Gagah Santri” juga menjadi pengingat bahwa seni dapat menjadi media edukasi yang efektif. Melalui sendratari ini, siswa SMKN 1 Donorojo berhasil menyampaikan pesan anti korupsi dengan cara yang indah, relevan, dan menginspirasi.

Dengan penuh kebersamaan dan integritas, SMKN 1 Donorojo pulang dengan kepala tegak menjadi kebanggaan bagi sekolah. Pungkas nya.(TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *