Masyarakat desa sosepe meminta Bupati hasan Ali bassam kasuba copot kades sosepe kec.obi Timur “(24 Mei 2025)”,

 

Labuha, starbpknesw id.
yang mana diduga bibit tersebut untuk menutupi temuan Tim Auditor Inspektorat pada tanggal 30 April 2025 Yang Diduga jumlah temuan sebesar Rp. 147.063.200 Juta.Kamis/22/05/2025.
Awalnya warga desa Susepe kaget pada saat Investigasi tersebut telah ditemukan pengadaan bibit pala (fiktif) pada laporan pertanggung jawaban Dana Desa (DD) tahun Anggaran 2024, dengan spontan

pemerintah desa bersama salah satu Tim Auditor Inspektorat pergi secara diam-diam mengambil dokumentasi dan menghitung bibit Pala milik PT. Wijaya Kencana Indonesia (WKI) tersebut yg diketahui milik perusahaan.
Beberapa warga melihat kejadian tersebut, sehingga ada beberapa perwakilan masyarakat langsung pergi temui pihak perusahaan untuk dimintai keterangan terkait kepemilikan bibit pala yang ada di persemayan PT.WKI, dan ternyata setelah di konfirmasi, pihak perusahaan (Manager) Bapak (Rojer Lee) mengatakan itu murni
milik kami, tanpa ada campur tangan pemerintah desa, apalagi di danai dari Dana Desa.ujar nya

Setelah itu, beberapa warga menilhat pembongkaran bibit pala di pelabuhan Desa Susepe dan terjadi sedikit keributan antara warga dan pemerintah desa, kemudian beberapa warga langsung temui Ketua BPD untuk mengonfirmasi persolan bibit tersebut, (20%dari total pagu dana desa. Yakni sebesar Rp. 147.063.200,- kata Ketua BPD,

Soalnya total pagu Dana Desa adalah Rp.735.316.000, jadi kemungkinan besar pengadaan bibit tersebut fiktif), ungkap Ketua BPD kepada beberapa warga.
“Warga menilai ini adalah tindakan pembodohan kepada masyarakat, apalagi bibit tersebut tidak pernah di musyawarahkan pada Musdes tahun-tahun sebelumnya juga belum pernah dibahas”.

Bukan hanya itu, pada saat Tim Auditor Inspektorat saat melakukan investigasi di desa Susepe, (30 April 2025 – 01 Mei 2025) terdapat sangat banyak kejanggalan pada setiap tahunnya, yakni sejak tahun 2020 hingga 2024, yang merujuk pada tindakan-tindakan dugaan korupsi
Maka dengan ini, warga desa Susepe meminta kepada Bapak Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba segera copot Kades Susepe,

dan meminta pada pihak terkait untuk segera menindak lanjuti Temuan tersebut, dan apabila ada unsur pidananya, maka Segera di pidanakan agar kedepan tidak ada lagi pemimpin-pemimpin di desa susepe yg melakukan hal yang sama, Karena desa sekecil ini seharusnya cukup dengan Anggaran Dana Desa untuk pembangunan di desa,

Kades saat di konfirmasi no TDK aktf akhirnya berita ini di tayang

Penulis:Susana ahmad/ del
Media starbpknesw id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *