“Ketika Air Mengalir, Sejarah Berbicara: Koramil 0825/21 Kalipuro Kawal Jejak Leluhur di Sumber Pesucian”
Banyuwangi starbpknews.id.__, Rembulan belum bergeser jauh ketika warga Dusun Krajan, Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro sudah memadati Sumber Air Pesucian. Selasa pagi 16 Juni 2026 pukul 09.00 WIB, tasyakuran dan doa bersama digelar di mata air yang diyakini warga sebagai peninggalan leluhur. Koramil 0825/21 Kalipuro hadir memastikan ritual berjalan khidmat dan kondusif.
Kepala Desa Pesucen Bpk Sirojudin memimpin langsung kegiatan bersama Babinsa Sertu Mansur dari Koramil 0825/21 Kalipuro dan Bhabinkamtibmas Aiptu Haris. Turut hadir Doni Kurniawan dari Pokmas Sumber Pesucian, perangkat desa, serta ratusan warga. Kehadiran Babinsa Sertu Mansur menegaskan peran aktif Koramil 0825/21 Kalipuro dalam setiap kegiatan kemasyarakatan, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian budaya dan sumber daya alam.
Tasyakuran di Sumber Air Pesucian bukan acara seremonial biasa. Lokasi mata air di RT 02 RW 03 Dusun Krajan ini dipercaya warga sebagai sumber kehidupan utama Desa Pesucen sejak puluhan tahun lalu. Rangkaian acara dimulai pembukaan dan menyanyikan Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Kades dan Pokmas. Puncaknya dialog sejarah penemuan mata air, ditutup ritual doa bersama agar sumber air tetap lestari dan membawa berkah.
“Mengapa dinamakan Pesucian? Dari mana sejarahnya?” pertanyaan itu jadi inti diskusi antara warga dan sesepuh desa. Pokmas Sumber Pesucian memaparkan catatan lisan turun-temurun tentang awal mula mata air ditemukan. Bagi warga, menjaga kebersihan dan kelestarian mata air adalah bentuk syukur sekaligus tanggung jawab bersama agar anak cucu masih bisa menikmatinya.
Koramil 0825/21 Kalipuro melalui Babinsa Sertu Mansur mengambil peran pengamanan dan pendampingan. Sejak awal hingga doa penutup, personel Koramil 0825/21 Kalipuro bersinergi dengan Bhabinkamtibmas mengatur arus warga dan memastikan tidak ada gangguan. Laporan kegiatan juga diteruskan ke Danramil 0825/21 Kalipuro dan Bati Tuud Ramil 0825/21 Kalipuro sebagai bentuk pertanggungjawaban satuan kewilayahan.
Hingga acara usai, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Tasyakuran Sumber Air Pesucian 2026 kembali membuktikan sinergi TNI, pemerintah desa, dan masyarakat Kalipuro dalam merawat tradisi. Koramil 0825/21 Kalipuro menegaskan komitmennya untuk terus hadir, bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga mengawal pelestarian kearifan lokal Banyuwangi.
( Red Jwn BPK )




